Pemkot Minta Bantuan Pemprov Lampung Tanggulangi Banjir

- Pemkot Bandar Lampung meminta bantuan Pemprov Lampung untuk rehabilitasi sungai guna mengatasi dampak banjir.
- Perlunya pengerukan sedimen dan perbaikan infrastruktur yang rusak dilaporkan kepada Gubernur Lampung.
- Dinas terkait, BPBD, linmas, dan masyarakat membersihkan lumpur akibat banjir, serta BBWS akan segera melakukan penanganan sungai.
Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk bersama menanggulangi banjir.
Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah, mengatakan, telah meminta bantuan Pemerintah Provinsi Lampung untuk rehabilitasi sungai. "Kita telah meminta tadi ke pak Pj gubernur untuk bisa membantu rehabilitasi guna mengatasi dampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah," katanya, Senin (20/1/2025).
1. Rehabilitasi sungai

Selain itu, Deddy menegaskan, telah melaporkan kepada gubernur Lampung mengenai perlunya rehabilitasi sungai, termasuk pengerukan sedimen dan perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan.
"Kami sudah melaporkan ke pak gubernur untuk melakukan rehabilitasi sungai, pengerukan sedimen, serta rehabilitasi terhadap infrastruktur yang roboh," ujarnya.
2. Bersihkan lumpur

Deddy menyampaikan, sejak kemarin, seluruh dinas terkait telah ke lokasi banjir bersama linmas dan masyarakat untuk membersihkan lumpur akibat banjir.
"BPBD juga telah membantu menyemprot lumpur, dan alhamdulillah, drainase yang sebelumnya tertutup lumpur sudah mulai terbuka," ujarnya.
3. Rehabilitasi bersama BBWS

Pj Gubernur Lampung, Samsudin, mengatakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) akan segera melakukan upaya penanggulangan banjir. "Saya bersama BBWS telah menyiapkan langkah-langkah penanganan, dan pengerjaan infrastruktur akan segera diselesaikan secepatnya," katanya.
Ia menyatakan, salah satu fokus utama dalam rehabilitasi ini adalah pengerukan Kali Belau. Namun tantangannya membawa alat berat ke area sungi dengan kondisi permukiman yang padat
"Setelah ini, akan dibicarakan lebih lanjut antara camat dan Ketua BBWS untuk menyiapkan strategi pengerukan sedimen sungai," jelasnya.



















