Pemadaman Api di Gudang Solar Terbakar di Bandar Lampung 14 Jam

- Kebakaran hebat terjadi di gudang penampungan BBM solar di Bandar Lampung
- Pemadaman api berlangsung selama 14 jam dengan keterlibatan 70 personel dan 16 unit mobil pemadam kebakaran
- Penyebab kebakaran dipicu korsleting listrik saat salah satu karyawan sedang memperbaiki instalasi listrik
Bandar Lampung, IDN Times - Kebakaran hebat terjadi di gudang penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Jalan Umbul Kunci, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung. Proses pemadaman api berlangsung selama 14 jam.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menerima laporan peristiwa pada Senin (4/11/2024) sekitar pukul 14.29 WIB dan api baru bisa benar-benar dipadamkan pada Selasa (5/11/2024) sekitar pukul 04.30 WIB.
"Iya, waktu proses pemadaman memakan waktu 14 jam," ujar Kabid Pemadam Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Irman Saputra saat dikonfirmasi, Selasa (5/11/2024).
1. Sebanyak 70 petugas dan 16 unit mobil damkar diterjunkan untuk menaklukkan si jago merah

Dalam proses pemandangan api tersebut, Irman Saputra mengungkapkan, pihaknya mengerahkan sebanyak 70 personel didukung 16 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 2 unit mobil bantuan BPBD Kota Bandar Lampung.
Sementara pokok yang terbakar merupakan gudang yang menampung solar, dengan luas lahan yang terbakar sekitar 20 X 40 meter.
"Proses pemadaman ini total menghabiskan sebanyak 86 tangki Air atau setara 370 ribu liter air," ungkapnya.
2. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik

Berdasarkan keterangan pemilik gudang, Irman melanjutkan, penyebab kebakaran dipicu salah satu karyawan gudang sedang memperbaiki instalasi listrik dan terjadi korsleting sangat besar, sehingga terjadi percikan api dan menyambar sisa BBM di gudang tersebut.
Akibatnya, api dengan cepat menyambar dan membesar di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, polisi tetap menyelidiki kasus kebakaran itu.
"Alhamdulillah, untuk korban jiwa dalam peristiwa ini nihil, sementara kerugian belum dapat ditafsir," katanya.
3. Pemadaman api tterkendala warga yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian

Lamanya proses pemadaman, Irman Saputra menambahkan, lantaran terkendala kerumunan warga yang berada di jalan yang ingin menyaksikan peristiwa kebakaran tersebut. Mobilisasi kendaraan damkar pun terhambat.
Hambatan lainnya disebabkan objek pokok terbakar merupakan BBM solar, sehingga menyebabkan api sulit dijinakkan petugas.
"Iya, jadi nanyak puing bangunan yang menutupi objek kebakaran. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses pemadaman ini," ucapnya.



















