Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nelayan Pulau Sebesi ke Koordinat Terakhir 5 Jurnalis Hilang, tapi Nihil
5 jurnalis yang hilang di Selat Sunda (Dok. Istimewa/warga)
  • Nelayan Desa Tejang, Pulau Sebesi, memeriksa koordinat sinyal ponsel yang diduga berasal dari speedboat hilang, sekitar 200 meter dari pantai dekat dermaga, tetapi hasilnya nihil.
  • Sebanyak 130 nelayan dari 13 kelompok telah diberi informasi untuk melapor bila melihat speedboat atau hal mencurigakan, meski pencarian terkendala gelombang tinggi dan angin kencang.
  • Pencarian delapan orang, termasuk lima jurnalis, memasuki hari ketiga dengan dukungan Polda, Basarnas, dan TNI AL; Basarnas mengerahkan dua RIB serta 17 personel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Selatan, IDN Times - Nelayan di Desa Tejang Pulau Sebesi Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan ikut membantu pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Bahkan, saat aparatur desa mendapatkan informasi terkait titik koordinat sinyal telepon seluler diduga dari speedboat yang hilang itu, langsung mengecek lokasi.

"Sinyal itu terdeteksi di sekitar Pulau Sebesi, Kami dapat informasi itu dari Bhabinkamtibmas. Aparat desa cek sesuai titik koordinat yang dikirim, hasilnya masih nihil," jelas Kepala Desa Tejang, Pulau Sebesi, Syamsiar dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026) malam.

1. Nelayan ikut bantu mencari

ilustrasi nelayan (pexels.com/Tweesak C.)

Terkait titik koordinat terakhir sinyal dari speedboat diduga hilang tersebut, Syamsiar mengatakan, sekitar 200 meter dari bibir pantai lokasinya dekat dermaga Pulau Sebesi. Saat pencarian menurutnya, kondisi gelombang cukup tinggi dan angin kencang.

Syamsiar menjelaskan, di Desa Tejang Pulau Sebesi ada sekitar 130 nelayan. Mereka tergabung dalam 13 kelompok nelayan. Masing-masing kelompok rata-rata beranggotakan 10 nelayan.

"Info ini (jurnalis dan kru hilang) sejak beberapa hari lalu sudah kami sampaikan ke ketua RT dan kepala dusun dan diteruskan ke nelayan. Jadi misalkan lagi melaut, mereka melihat speedboat itu atau sesuatu mencurigakan diminta lapor segera," ujarnya.

2. Pulau Sebesi lokasi dekat dengan kawasan GAK

Aktivitas memasang rumpun oleh nelayan Pulau Sebesi. (Dok. Masyarakat Pulau Sebesi)

Diketahui Pulau Sebesi, daerah lokasinya berada dekat dengan kawasan Gunung Anak Krakatau. Dari Desa Tejang, jarak tempuh menggunakan kapal ke seputaran GAK sekitar tiga hingga empat jam.

Hari ketiga pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal. Polda Lampung mengerahkan 15 personel guna mencari lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda untuk memperkuat operasi pencarian bersama Basarnas dan TNI AL.

Belasan personel tersebut berasal dari Brimob, Polairud, dan Samapta. Mereka dibagi dalam dua tim untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi keberadaan kelima jurnalis. Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf mengatakan, pencarian dilakukan dengan mempersempit jalur berdasarkan hasil penyisiran sebelumnya

"Kita ada dua tim. Ada yang dari Brimob, dari Polair, Samapta, bersama-sama gabung sama Basarnas dan teman-teman Angkatan Laut," katanya, Kamis (10/9/2026).

3. Basarnas Lampung kerahkan dua unit RIB

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian para jurnalis tumpangi speedboat di perairan Selatan Sunda, Rabu (9/9/2026). (Dok. Basarnas Lampung).

Speedboat diketahui membawa delapan orang. Mereka terdiri dari tiga orang kru dan pemandu serta lima jurnalis. Ketiganya yakni Warta (55), selaku kapten kapal; Surakman (60), ABK; dan Heriyanto (49), guide.

Sementara lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Dalam operasi pencarian ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah menyampaikan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mengerahkan dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB). RIB 02 Lampung membawa tujuh personel. Ssedangkan RIB 03 Lampung mengerahkan 10 personel.

“Tim akan melaksanakan pencarian sesuai search area yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan di lapangan,” kata Deden.

Curated For You

Editorial Team

Related Article