Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nelayan Pesisir Barat Tewas Tenggelam, Kepala Diduga Terbentur Karang
Warga bersama petugas mengevakuasi jenazah korban nelayan tenggelam Hengki Irawan. (IDN Times/Istimewa).
  • Nelayan Hengki Irawan (33) ditemukan meninggal mengapung sekitar 10 meter dari bibir Pantai Kuala Stabas, Pesisir Barat, Jumat pagi.
  • Warga menemukan jasad korban, lalu polisi, TNI, dan masyarakat mengevakuasinya ke RSUD M Tohir Krui untuk pemeriksaan medis serta visum.
  • Petugas menemukan luka di kepala yang diduga akibat karang laut; penyebab pasti masih diperiksa, sementara keluarga menolak autopsi dan membuat surat penolakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pesisir Barat, IDN Times - Seorang nelayan Hengki Irawan (33) ditemukan meninggal dunia diduga tenggelam di perairan Pantai Kuala Stabas, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (14/8/2026).

Kasatreskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Meidy Hariyanto membenarkan peristiwa penemuan jasad tersebut. Korban Hengki merupakan warga Pekon Penggawa V, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat.

"Benar, jasad korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi mengapung sekitar 10 meter dari bibir pantai," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).

1. Ditemukan warga mengapung

Warga bersama petugas mengevakuasi jenazah korban nelayan tenggelam Hengki Irawan. (IDN Times/Istimewa).

Meidy menjelaskan, korban Hengki pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang berjalan di sekitar pantai. Mengetahui adanya jasad mengapung di lokasi setempat, saksi bersama warga sekitar kemudian bersama-sama memastikan temuan tersebut.

Selanjutnya, personel Polres Pesisir Barat bersama Polsek Pesisir Tengah, Bhabinsa, hingga masyarakat melakukan evakuasi terhadap jasad korban Hengki.

"Saat penemuan kondisi tubuh korban masih utuh. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD M Tohir Krui, untuk menjalani pemeriksaan medis serta visum et repertum (VER)," jelasnya.

2. Kepala korban diduga terbentur karang laut

ilustrasi batu karang di dasar laut (pexels.com/Francesco Ungaro)

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Meidy melanjutkan, petugas di lapangan menemukan adanya luka pada bagian kepala korban. Luka tersebut diduga akibat korban terbentur atau terkena karang laut.

"Untuk penyebab pasti meninggalnya masih berdasarkan hasil pemeriksaan. Pada bagian kepala ditemukan luka yang diduga akibat terkena karang," kata Meidy.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 05.00 WIB untuk mencari ikan. "Jadi korban ini memang sering mencari ikan di sekitar Pantai Kuala Stabas," lanjut dia.

3. Keluarga tolak autopsi

Warga bersama petugas mengevakuasi jenazah korban nelayan tenggelam Hengki Irawan. (IDN Times/Istimewa).

Atas penemuan tersebut, Meidy menambahkan pihak keluarga telah menerima dan mengikhlaskan peristiwa menimpa korban. Selain itu, keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad Hengki.

"Untuk autopsi, pihak keluarga menyatakan menolak dan sudah membuat surat pernyataan penolakan autopsi," imbuh Kasatreskrim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article