Mendagri Minta ASN WFA: Jangan Ganggu Layanan Publik

- Kemendagri meminta ASN dan BUMN WFA selama libur cuti Lebaran 2025
- ASN diberlakukan WFA mulai 24 Maret hingga 7 April 2025, tetap harus mengatur jadwal kerja agar layanan publik tidak terganggu
- Tito instruksikan Forkopimda gelar apel kesiapan menghadapi potensi bencana, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama
Bandar Lampung, IDN Times - Kementerian dalam negeri (Kemendagri) Indonesia meminta kepada para aparat sipil negara (ASN) maupun BUMN untuk melakukan work from anywhere (WFA) selama libur cuti Lebaran 2025.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan WFA tersebut harus dilakukan terutama bagi pelayanan publik.
"Saya sudah bicara dengan gubernur, bupati dan wali kota untuk tetap optimalkan pelayanan publik, jangan sampai terganggu pelayanan untuk masyarakat," katanya, saat konferensi pers di Lobby kantor Gubernur Lampung, Kamis (13/3/2025).
1. WFA berlaku 24 Maret hingga 7 April

Tito memastikan, kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tetap berjalan tanpa mengganggu layanan publik. WFA ini diberlakukan mulai 24 Maret hingga 7 April 2025.
"Jangan sampai ada yang kosong. Layanan publik harus tetap berjalan. Pimpinan daerah harus mengatur jadwal kerja pegawai agar tetap ada yang bertugas. Salah satu caranya adalah dengan sistem kerja bergantian," ujarnya.
2. ASN diatur agar tetap ada yang bertugas

Tito menegaskan, meski ASN mendapat fleksibilitas untuk bekerja dari mana saja, pelayanan masyarakat tidak boleh terganggu.
"Para pimpinan harus mengatur staf masing-masing, misalnya sebelum lebaran separuh pegawai bekerja, lalu setelah Lebaran separuh lainnya," jelasnya.
Ia menekankan, kebijakan ini harus dijalankan dengan baik agar tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat.
3. Forkopimda diminta gelar apel kesiapan bencana

Selain memastikan layanan publik tetap berjalan, Tito juga menginstruksikan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk menggelar apel kesiapan menghadapi potensi bencana.
"Kita tidak tahu kalau tiba-tiba terjadi bencana. Semua unsur harus siap memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat. Dengan adanya apel ini, diharapkan masyarakat bisa merasa lebih tenang," katanya.
Kebijakan WFA bagi ASN ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi pegawai menjelang Idul Fitri, namun pemerintah menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.


















