Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Melihat Layanan 24 Jam Tol Bakter, dari CCTV hingga Armada Derek
Aktivitas operasional ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) mengoperasikan Command Centre 24 jam dengan ratusan CCTV dan call center untuk memantau serta menangani kondisi lalu lintas di Tol Bakter sepanjang 140 kilometer.
  • BTB menyiagakan armada patroli, rescue, ambulans, dan derek selama 24 jam guna memastikan penanganan cepat terhadap kendaraan bermasalah, sesuai Standar Pelayanan Minimum yang berlaku.
  • Terdapat 12 rest area di Tol Bakter dengan fasilitas lengkap seperti SPBU, musala, klinik, hingga tenant UMKM; seluruhnya dijaga petugas operasional selama 24 jam demi kenyamanan pengguna jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Deretan monitor CCTV menampilkan kondisi lalu lintas secara real time. Sesekali terdengar suara operator menerima laporan pengguna jalan melalui call center, sementara petugas lain memantau pergerakan kendaraan di sepanjang ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter).

Suasana tersebut menjadi pengalaman awal dirasakan awak media saat mengikuti media visit PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) untuk melihat langsung operasional jalan tol ruas Bakter membentang sekitar 140 kilometer tersebut.

Kegiatan diawali dengan safety induction sebagai prosedur wajib bagi seluruh tamu maupun karyawan sebelum memasuki area operasional. Petugas menjelaskan standar keselamatan, penggunaan perlengkapan, hingga aturan selama berada di lingkungan kerja perusahaan.

Di ruang pemaparan, awak media juga diperlihatkan peta operasional ruas Tol Bakter yang memuat panjang jalan, gerbang tol, rest area, hingga fasilitas pendukung. Berdasarkan data BTB, ruas tol ini memiliki panjang sekitar 140 kilometer, dilengkapi 11 gerbang tol, 9 simpang susun, dan 12 rest area.

1. Command Centre jadi pusat pemantauan

Aktivitas operasional ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Perjalanan kemudian berlanjut ke Command Centre, pusat kendali operasional Tol Bakter. Dari ruangan ini, petugas memantau ratusan kamera CCTV yang tersebar di sepanjang ruas tol sekaligus mengoordinasikan penanganan apabila terjadi gangguan lalu lintas.

BTB juga menyediakan layanan call center 24 jam di nomor 0811-7910-812, sehingga pengguna jalan dapat segera melaporkan kondisi darurat maupun kendala selama perjalanan. Setiap laporan yang masuk akan diteruskan kepada petugas lapangan terdekat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Awak media juga diajak melihat aktivitas pelayanan di Gerbang Tol Kotabaru. Di lokasi tersebut, petugas berjaga selama 24 jam untuk memastikan transaksi berjalan lancar.

Selain operator gardu, tersedia mobile rider juga siap membantu pengguna jalan apabila mengalami kendala transaksi maupun permasalahan lain di sekitar gerbang tol. Termasuk melayani pengisian saldo kartu uang elektronik, sehingga pengguna tidak perlu keluar dari kawasan tol hanya untuk melakukan top up.

2. Kenalan dengan armada penyelamat jalan tol

Aktivitas operasional ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

BTB turut memperkenalkan berbagai armada operasional yang disiagakan selama 24 jam, mulai dari kendaraan patroli, rescue, ambulans, hingga mobil derek. Masing-masing armada memiliki fungsi berbeda mulai dari patroli rutin, penanganan kecelakaan, pertolongan pertama, hingga evakuasi kendaraan yang mengalami kerusakan.

Tak hanya itu, kegiatan ini turut disuguhkan pengalaman paling menarik terjadi saat rombongan mengikuti patroli di ruas tol. Di KM 85+500 Jalur A, petugas menemukan sebuah mobil pikap yang berhenti di bahu jalan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kendaraan tersebut mengalami overheat sehingga tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan. Tanpa menunggu lama, petugas langsung melakukan pengamanan lokasi, berkoordinasi melalui radio komunikasi, lalu menyiapkan kendaraan derek.

Mobil selanjutnya dievakuasi menuju rest area atau gerbang tol terdekat, agar pengemudi dapat memperoleh penanganan lebih lanjut.

Respons cepat tersebut menjadi gambaran bagaimana sistem pelayanan darurat di ruas Tol Bakter bekerja, tepatnya ketika menerima laporan maupun menemukan kendaraan bermasalah saat patroli.

3. Rest area lengkap dengan petugas 24 jam

Aktivitas operasional ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Dalam media visit tersebut, BTB juga mengenalkan fasilitas Rest Area KM 116A sebagai salah satu tempat istirahat bagi pengguna jalan. Secara keseluruhan, ruas Tol Bakter memiliki 12 rest area, terdiri dari 8 rest area Tipe A dan 4 rest area Tipe B.

Perbedaan utama keduanya terletak pada keberadaan SPBU tersedia di rest area Tipe A. Selebihnya, fasilitas pendukung hampir sama, mulai dari musala, klinik, ruang laktasi, toilet, minimarket, hingga tenant UMKM.

Total terdapat sekitar 214 tenant yang mendukung kebutuhan pengguna jalan, sementara petugas operasional juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan kenyamanan dan keamanan selama beristirahat.

4. Layanan darurat disebut sesuai standar pelayanan minimum

Manajemen PT BTB, pengelola ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Terkait kegiatan ini, Media Handling Spv PT BTB, Ilham Fachrul Rosadi mengatakan, rangkaian media visit tersebut merupakan upaya perusahaan memperlihatkan secara langsung sistem operasional dan pelayanan yang diterapkan di ruas Tol Bakter.

Menurutnya, mulai dari pemantauan di Command Centre, pelayanan di Gerbang Tol Kotabaru, hingga simulasi penanganan kendaraan bermasalah di lapangan menunjukkan seluruh layanan didukung prosedur operasional yang jelas dan berjalan selama 24 jam.

Sebagaimana saat kegiatan patroli menemukan kendaraan mengalami kendala, petugas langsung melakukan pengamanan lokasi, menghubungi tim terkait, hingga mengerahkan armada derek apabila diperlukan. Bahkan, waktu respons petugas derek dinilai telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang ditetapkan.

"Respons teman-teman derek masih masuk SPM. Standarnya maksimal 30 menit, sementara penanganan yang kita lihat tadi jauh di bawah batas tersebut," ucapnya dimintai keterangan.

5. BTB ingin masyarakat memahami layanan dan SOP jalan tol

Aktivitas operasional ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Ilham menambahkan, kegiatan media visit tidak hanya bertujuan memperkenalkan fasilitas jalan tol, tetapi juga memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai mekanisme pelayanan dan penanganan kondisi darurat yang diterapkan BTB.

Melalui publikasi ini, pihaknya berharap masyarakat semakin memahami keberadaan layanan yang disiapkan perusahaan, mulai dari pemantauan lalu lintas selama 24 jam, layanan patroli, armada penyelamat, hingga fasilitas di rest area.

"Kami berharap rekan-rekan media dapat membantu menyampaikan kepada masyarakat bagaimana kinerja dan SOP pelayanan yang diterapkan di Tol Bakter. Dengan begitu masyarakat mengetahui mekanisme pelayanan yang kami berikan dan merasa lebih aman serta nyaman saat menggunakan jalan tol," imbuh Ilham.

Editorial Team

Related Article