Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) berharap Pemerintah Kecamatan Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, yang merupakan pulau terluar menerapkan sanitasi sehat selama penerapan normal baru.
"Perilaku buang air sembarangan harus kita minimalisasi, terutama di Pulau Pisang sebagai objek wisata terutama di masa normal baru," ujar Derektur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih, Febrilia Ekawati, di Bandar Lampung, Jumat (10/7/2020) seperti dilansir dari Antara.
Menurutnya, selain meminimalisasi terjadinya buang air sembarangan, Pemerintah Kecamatan Pulau Pisang juga harus menerapkan sanitasi yang baik selama berlangsungnya adaptasi normal baru di tengah pandemi COVID-19. "Sanitasi yang baik tidak hanya masalah buang air besar tidak sembarang, namun menjaga air minum layak, rajin menjaga kebersihan dengan mencuci tangan serta membuang sampah pada tempatnya, hal ini harus terus dilakukan oleh masyarakat terutama saat pandemi COVID-19," katanya.
Febrilia mengatakan, menerapkan pola sanitasi yang baik, masyarakat Pulau Pisang dapat terhindari dari beragam penyakit, serta menjadikan Pulau Pisang menjadi objek wisata sehat. Pulau Pisang saat ini telah memiliki akses sanitasi layak sebanyak 90 persen, dan akan menggiatkan kembali hingga 100 persen, dengan memanfaatkan dana desa.