Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kunjungi Lampung, Mendagri Soroti Jalan dan Keamanan Jelang Mudik
Mendagri Indonesia, Tito Karnavian saat konferensi pers di Lobby kantor Gubernur Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
  • Mendagri Tito Karnavian meninjau kesiapan arus mudik di Lampung, fokus pada infrastruktur dan keamanan pemudik.
  • Tito menyoroti kondisi jalan di Lampung yang menjadi pintu gerbang utama penghubung Sumatera dan Jawa, meminta perbaikan sebelum arus mudik dimulai.
  • Ia juga menyoroti keamanan pemudik, terutama bagi pengguna sepeda motor, meminta peningkatan keamanan dengan mendirikan posko pengamanan setiap 1-2 km di jalur rawan serta menambah penerangan di jalan yang gelap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau kesiapan arus mudik di Lampung dengan melakukan perjalanan darat.

Ia menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur serta peningkatan keamanan bagi pemudik yang melintasi daerah tersebut, terutama jalan lintas timur.

"Moda transportasi utama selain udara adalah jalur darat dan penyeberangan ferry di Selat Sunda. Kami telah mengecek kondisi dari Merak hingga Bakauheni, dan hari ini cuaca cukup baik. Hambatan selama ini sering terjadi akibat cuaca buruk yang mengganggu arus penyebrangan," katanya saat konferensi pers di lobby Kantor Gubernur Lampung, Kamis (13/3/2024).

1. Perbaikan jalan harus segera dilakukan

Perbaikan jalan di Pringsewu Lampung. (IDN Times/istimewa)

Tito menyoroti kondisi jalan di Lampung yang menjadi pintu gerbang utama penghubung Sumatera dan Jawa.

Ia meminta pemerintah daerah segera memperbaiki jalan nasional, provinsi, serta kabupaten/kota yang rusak sebelum arus mudik dimulai.

"Jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota harus segera diperbaiki, baik yang berlubang maupun yang tergenang air. Waktunya sudah pendek karena mulai 21 Maret anak sekolah sudah libur, sehingga akan ada pemudik yang mulai perjalanan lebih awal," tegasnya.

2. Marak begal

Ilustrasi begal (IDN Times/Mardya Shakti)

Selain infrastruktur, Mendagri juga menyoroti keamanan pemudik, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Tito menjelaskan, masih banyak pemudik yang memilih tidur di pelabuhan karena takut melanjutkan perjalanan pada malam hari akibat maraknya aksi begal.

"Saya pernah mengecek langsung di pelabuhan, banyak yang naik motor tidur di sana karena takut begal. Mereka menunggu hingga pagi baru melanjutkan perjalanan," ujarnya.

3. Minta Forkopimda untuk tingkatkan keamanan

oleh Ratu AI, Pada Artikel AI Dalam Bidang Keaamanan Siber

Tito meminta Gubernur Lampung, Kapolda, dan Danrem untuk segera meningkatkan keamanan dengan mendirikan posko pengamanan setiap 1–2 km di jalur rawan serta menambah penerangan di jalan yang gelap.

"Kita harus memastikan masyarakat merasa aman saat mudik. Saya harap pemerintah daerah bisa segera mengambil tindakan," tuturnya.

Ia meminta kepada Forkopimda untuk memetakan wilayah rawan yang ada di Provinsi Lampung. "Agar daerah di Lampung itu dipastikan aman," ucapnya.

Editorial Team

Related Article