Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kondisi Perairan Lampung 2 September 2026, Cek Tinggi Gelombang
Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)
  • BMKG Maritim memprakirakan Samudra Hindia barat Lampung mengalami gelombang sekitar 3,2 meter pada 2 September 2026, dengan angin tenggara dan hembusan hingga 24 knot.
  • Selat Sunda selatan Lampung diperkirakan memiliki gelombang 2,8–2,9 meter pada sore hingga malam, disertai angin tenggara 13–14 knot dan gust maksimum 27 knot.
  • Teluk Lampung serta perairan timur relatif lebih tenang, dengan gelombang 0,8–1,3 meter; nelayan dan pelayaran tetap perlu memantau perubahan angin serta gelombang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Rabu (2/9/2026) berdasarkan pembaruan terbaru BMKG Maritim cukup bervariasi. Perairan timur Lampung relatif lebih tenang dengan gelombang di bawah 1 meter.

Teluk Lampung berada pada kategori rendah hingga sedang dengan gelombang sekitar 1,2–1,3 meter. Sedangkan perairan barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan perlu perhatian lebih karena gelombang mencapai sekitar 3 meter atau lebih.

Perhatian utama berada di Samudra Hindia barat Lampung dengan gelombang sekitar 3,2 meter dan Selat Sunda selatan Lampung hingga 2,9 meter. Angin tenggara dengan gust hingga 24–27 knot juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.

Jadi, untuk nelayan kecil perairan timur dan Teluk Lampung relatif lebih kondusif. Sedangkan laut barat Lampung dan Selat Sunda selatan sebaiknya dihindari atau dilalui dengan kewaspadaan tinggi.

Berikut IDN Times sajikan prakiraan kondisi perairan Lampung hari ini.

1. Samudra Hindia Barat Lampung

ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

Ini menjadi wilayah paling perlu diwaspadai. BMKG memperkirakan pada awal 2 September gelombang sekitar 3,2 meter, dengan angin dari tenggara sekitar 13 knot dan hembusan hingga 24 knot. Kondisi tersebut masuk kategori gelombang tinggi.

Sebelumnya, pada 1 September, gelombang di kawasan ini bahkan berada di kisaran 3,3–3,5 meter, sehingga kondisi laut masih relatif berbahaya bagi kapal kecil dan nelayan.

2. Selat Sunda Selatan Lampung

Ilustrasi gelombang tinggi (Pexels.com/George Desipris)

Kondisi juga perlu mendapat perhatian. Pada 2 September, BMKG memprakirakan gelombang sekitar:

  • 2,8 meter pukul 15.00 WIB

  • 2,8 meter pukul 18.00 WIB

  • 2,9 meter pukul 21.00 WIB

Angin bertiup dari tenggara 13–14 knot, dengan hembusan maksimum mencapai 27 knot. Dengan demikian, aktivitas pelayaran di jalur Selat Sunda bagian selatan perlu memperhatikan perkembangan angin dan gelombang, terutama kapal kecil.

3. Teluk Lampung dan perairan Timur Lampung

ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)

Kondisinya jauh lebih bersahabat dibandingkan perairan barat. Teluk Lampung bagian selatan diprakirakan memiliki gelombang sekitar 1,2–1,3 meter, dengan kategori rendah hingga sedang. Suhu permukaan sekitar 27°C, kelembapan 82–85 persen.

Sementara Teluk Lampung bagian utara berada di sekitar 1,3 meter pada awal periode 2 September, masuk kategori sedang.

Perairan timur relatif lebih tenang. BMKG memprakirakan gelombang hanya sekitar 0,8–0,9 meter, sehingga masuk kategori rendah. Angin dari timur hingga tenggara berada di kisaran 9–12 knot, dengan gust hingga sekitar 18 knot.

4. Peringatan untuk nelayan dan pelayaran

ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

Paling perlu diperhatikan pada 2 September adalah wilayah barat Lampung dan Selat Sunda selatan. Gelombang 3 meter lebih di Samudra Hindia barat Lampung dan hampir 3 meter di Selat Sunda selatan dapat meningkatkan risiko bagi:

  • Perahu nelayan berukuran kecil

  • Kapal tanpa perlengkapan keselamatan memadai

  • Aktivitas penangkapan ikan di laut terbuka

  • Kapal yang melintas di perairan selatan Lampung.

Sebaliknya, Teluk Lampung dan perairan timur Lampung relatif lebih aman, meski kondisi tetap dapat berubah mengikuti perkembangan angin.

5. Data lengkap kondisi gelombang

Wilayah Perairan

Tinggi Gelombang

Kondisi

Angin

Samudra Hindia Barat Lampung

3,2 m

Tinggi

Tenggara 13 kt, gust 24 kt

Selat Sunda Selatan Lampung

2,8–2,9 m

Tinggi

Tenggara 13–14 kt, gust hingga 27 kt

Teluk Lampung Bagian Selatan

1,2–1,3 m

Rendah–sedang

Timur–tenggara 8–9 kt

Teluk Lampung Bagian Utara

sekitar 1,3 m

Sedang

Utara–tenggara sekitar 3–7 kt

Perairan Timur Lampung Bagian Utara

0,8–0,9 m

Rendah

Timur–tenggara 9–12 kt

Perairan sekitar Sadu

0,7–1,3 m

Rendah–sedang

Timur–tenggara 10–12 kt

Curated For You

Editorial Team

Related Article