Pernah berniat nongkrong sebentar, tetapi uang di dompet justru berkurang banyak? Awalnya cuma ingin membeli kopi, lalu memesan camilan, menambah minuman, hingga akhirnya ikut makan karena teman-teman belum ingin pulang.
Tanpa terasa, pengeluaran yang awalnya diperkirakan Rp20 ribu bisa membengkak menjadi Rp100 ribu atau lebih. Fenomena ini cukup dekat dengan kehidupan anak muda, terutama Gen Z dan milenial yang menjadikan nongkrong sebagai bagian dari rutinitas.
Nongkrong bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan juga menjadi cara untuk menjaga pertemanan, melepas penat setelah bekerja, hingga mencari suasana baru. Masalahnya, kebiasaan menghabiskan waktu bersama teman terkadang membuat seseorang kurang menyadari berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan.
Lantas, kenapa nongkrong sebentar saja bisa menghabiskan banyak uang? Berikut beberapa penyebabnya.
