Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 2.416 warga di Provinsi Lampung dilaporkan terdampak paparan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Warga yang terdampak tercatat mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengatakan, berdasarkan data sementara dihimpun Dinas Kesehatan Provinsi Lampung secara real-time hingga Selasa (8/9/2026), terdapat 23 kasus pneumonia yang ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat primer.
"Berhubungan dengan aspek kesehatan, masyarakat yang terpapar debu vulkanik dari dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, per hari ini dengan kasus ISPA ada 2.416 data yang dihimpun," ujarnya saat konferensi pers di ruangan Pusdalops BPBD Lampung, Selasa (8/9/2026).
