Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas 9 September 2026: Antam Turun, Berapa Perhiasan di Lampung?
Etalase yang memajang imitasi emas antam di Toko Butik Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Harga emas Antam 1 gram pada 9 September 2026 turun Rp17.000 menjadi Rp2.610.000, melanjutkan tren koreksi beberapa hari terakhir.
  • Harga emas perhiasan 24 karat di Bandar Lampung diperkirakan berada di kisaran Rp2,3 juta per gram, di tengah pergerakan pasar yang masih fluktuatif.
  • Tekanan emas dipengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed, inflasi AS, minyak mendekati US$100, dan koreksi harga spot; pelemahan dolar serta ketegangan Timur Tengah menahan penurunan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Harga emas Antam kembali mengalami tekanan pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Berdasarkan data terbaru Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di Rp2.610.000, turun Rp17.000 dibandingkan perdagangan Selasa (8/9/2026) yang berada di Rp2.627.000 per gram.

Penurunan tersebut membuat harga emas Antam melanjutkan tren koreksi dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, harga emas perhiasan di Bandar Lampung diperkirakan masih bergerak di kisaran Rp2,3 jutaan per gram untuk kadar 24 karat.

Untuk beberapa hari ke depan, arah harga emas akan sangat bergantung pada data inflasi Amerika Serikat, ekspektasi suku bunga The Fed, pergerakan dolar AS, harga minyak, serta perkembangan geopolitik Timur Tengah.

Jadi, apakah sekarang waktu yang tepat membeli emas? Bagi pembeli untuk investasi jangka panjang, koreksi harga dapat menjadi kesempatan mencicil pembelian. Namun untuk perdagangan jangka pendek, volatilitas masih cukup tinggi sehingga sebaiknya tidak hanya berpatokan pada pergerakan satu hari.

Berikut IDN Times sajikan prakiraan harga Emas Antam dan perhiasan Lampung hari ini.

1. Harga emas Antam

Berat

Harga Antam

0,5 gram

Rp1.355.000

1 gram

Rp2.610.000

2 gram

Rp5.160.000

3 gram

Rp7.715.000

5 gram

Rp12.825.000

10 gram

Rp25.595.000

25 gram

Rp63.862.000

50 gram

Rp127.645.000

100 gram

Rp255.212.000

250 gram

Rp637.765.000

500 gram

Rp1.275.320.000

1.000 gram

Rp2.550.600.000

2. Harga emas perhiasan

Kadar emas

Prediksi 9 September 2026

24 karat

Rp2.330.000–Rp2.360.000/gram

22 karat

Rp2.130.000–Rp2.180.000/gram

21 karat

Rp2.030.000–Rp2.080.000/gram

18 karat

Rp1.730.000–Rp1.790.000/gram

17 karat

Rp1.630.000–Rp1.690.000/gram

3. Kenapa harga emas kembali turun?

Ilustrasi emas Antam. (IDN Times/Mhd Saifullah)

Ada beberapa faktor yang menjadi perhatian pasar pada 9 September.

1. Ekspektasi kebijakan The Fed

  • Pasar sedang menunggu data inflasi Amerika Serikat yang akan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi arah kebijakan Federal Reserve pada pertemuan 15-16 September.

  • Data ekonomi AS yang relatif kuat sebelumnya meningkatkan kekhawatiran bahwa The Fed bisa mempertahankan kebijakan suku bunga lebih ketat.

  • Kondisi tersebut menjadi tekanan bagi emas karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga.

2. Harga minyak mendekati US$100 per barel

  • Harga minyak mentah kembali melonjak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

  • Harga Brent bahkan mendekati US$100 per barel pada 9 September.

  • Kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran inflasi global dan berpotensi membuat bank sentral lebih berhati-hati dalam menurunkan suku bunga.

3. Harga emas dunia ikut terkoreksi

  • Harga emas spot pada 8 September berada sekitar US$4.385 per troy ounce, turun sekitar 0,4 persen. Investor cenderung menahan diri menjelang rilis data inflasi AS.

  • Pada 9 September, pasar emas masih bergerak fluktuatif. Harga emas sempat naik sekitar 0,3 persen, sementara investor masih mencermati perkembangan geopolitik dan data inflasi AS.

4. Pergerakan dolar AS

  • Dolar AS juga menjadi faktor penting.

  • Pelemahan dolar biasanya memberikan dukungan terhadap emas karena emas menjadi relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

  • Pada 9 September, indeks dolar AS dilaporkan berada di sekitar 98,15 dan melemah ke level terendah hampir dua pekan.

  • Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang menahan penurunan emas lebih dalam.

5. Ketegangan geopolitik

  • Ketegangan di Timur Tengah masih menjadi faktor pendukung permintaan aset safe haven.

  • Serangan yang melibatkan kelompok Houthi dan perkembangan konflik AS-Iran meningkatkan ketidakpastian pasar.

  • Artinya, meski ada tekanan dari suku bunga dan inflasi, emas masih mendapatkan penopang dari permintaan aset lindung nilai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article