Pernah merasa aneh ketika melihat orang lain punya sahabat dekat yang selalu ada untuk berbagi cerita, pergi bersama, hingga saling memahami tanpa perlu banyak bicara? Sementara itu, kamu justru merasa tidak memiliki satu orang pun yang benar-benar bisa disebut sahabat.
Kondisi ini terkadang memunculkan pertanyaan dalam diri sendiri. Apakah ada yang salah dengan kepribadianmu? Apakah kamu terlalu tertutup atau justru tidak pandai membangun hubungan pertemanan?
Padahal, tidak semua orang memiliki kebutuhan sosial yang sama. Ada orang yang nyaman mempunyai lingkaran pertemanan luas, tetapi ada pula yang lebih suka menjalani kehidupan dengan sedikit teman tanpa hubungan yang terlalu intens.
Tidak memiliki sahabat dekat bukan berarti seseorang gagal bersosialisasi. Namun, penting juga untuk memahami apakah kondisi tersebut memang merupakan pilihan pribadi atau justru muncul karena pengalaman dan kesulitan membangun hubungan dengan orang lain.
