Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
FMIPA Unila Beri Penghargaan Dua Mahasiswi Wafat Jelang Lulus
Penghormatan Khusus untuk Dua mahasiswi Jurusan Fisika, Fatmawati dan Bunga Rosana, yang Meninggal Dunia Saat Berada di Tahap Akhir Studi (Dok.Unila)
  • FMIPA Unila menggelar yudisium ke-43 dengan momen penghormatan khusus bagi dua mahasiswi Fisika, Fatmawati dan Bunga Rosana, yang wafat saat hampir menyelesaikan studi mereka.
  • Kedua almarhumah telah menuntaskan lebih dari 140 SKS dengan IPK di atas 3,1 namun belum sempat menyelesaikan skripsi, sehingga fakultas memberikan surat keterangan sebagai bentuk penghargaan akademik.
  • Fatmawati dan Bunga meninggal dunia akibat hanyut di Sungai Betung Wira Garden, Bandar Lampung, dan ditemukan di lokasi berbeda oleh tim gabungan bersama warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Yudisium ke-43 Periode V FMIPA Universitas Lampung (Unila), Rabu (22/4/2026) tak cuma jadi agenda kelulusan biasa. Di tengah seremoni akademik, ada momen yang bikin suasana mendadak hening.

Momen itu penghormatan khusus untuk dua mahasiswi Jurusan Fisika, Fatmawati dan Bunga Rosana, yang meninggal dunia saat berada di tahap akhir studi.

Dekan FMIPA Unila Heri Satria mengatakan, FMIPA Unila menyerahkan surat keterangan dan transkrip akademik kepada keluarga kedua almarhumah sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka selama kuliah. Menurut Heri, meski keduanya belum sempat menuntaskan skripsi, proses panjang yang sudah mereka jalani tetap layak diakui dan dikenang.

1. Tinggal selangkah lagi menuju gelar sarjana

Penghormatan Khusus untuk Dua mahasiswi Jurusan Fisika, Fatmawati dan Bunga Rosana, yang Meninggal Dunia Saat Berada di Tahap Akhir Studi (Dok.Unila)

Heri menjelaskan, Fatmawati dan Bunga sebenarnya tinggal selangkah lagi menuju gelar sarjana. Keduanya sudah menyelesaikan hampir seluruh beban kuliah, masing-masing menuntaskan 140 SKS dan 143 SKS.

“Kedua almarhumah itu sudah menyelesaikan 140 SKS, yang satu 140, yang satu 143. Jadi almarhumah itu sedang menyelesaikan data-data penelitian, data awal untuk menulis skripsi,” kata Heri.

Ia menyebut, salah satu dari mereka memiliki IPK 3,11, sementara satu lainnya bahkan meraih IPK di atas 3,6. Namun sesuai aturan akademik, gelar sarjana belum bisa diberikan karena skripsi belum selesai sepenuhnya.

“Belum sempat untuk mendapatkan gelar akademik karena di peraturan akademik kita kan harus selesai skripsinya,” ujarnya.

2. FMIPA Unila beri penghargaan untuk dua mahasiswi wafat

Penghormatan Khusus untuk Dua mahasiswi Jurusan Fisika, Fatmawati dan Bunga Rosana, yang Meninggal Dunia Saat Berada di Tahap Akhir Studi (Dok.Unila)

Sebab itu, lanjut Heri, fakultas memilih memberikan surat keterangan sebagai simbol bahwa perjuangan akademik keduanya tetap dianggap berarti. Menurutnya, bagi FMIPA Unila, penghormatan ini bukan sekadar empati, tapi pesan moral bahwa proses belajar juga punya nilai besar, bahkan ketika hasil akhirnya belum sempat diraih.

"Kampus ingin hadir bukan hanya sebagai institusi yang menilai kelulusan lewat angka dan administrasi, tetapi juga sebagai ruang pendidikan yang menjaga sisi kemanusiaan. FMIPA memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah belajar di sini,” ucapnya.

Ia berharap, langkah tersebut bisa menjadi pengingat bagi mahasiswa lain untuk tetap berjuang menuntaskan studi, sekaligus mendorong masyarakat agar makin tertarik pada ilmu pengetahuan, khususnya bidang sains.

3. Hanyut di Sungai Betung Wira Garden

Penghormatan Khusus untuk Dua mahasiswi Jurusan Fisika, Fatmawati dan Bunga Rosana, yang Meninggal Dunia Saat Berada di Tahap Akhir Studi (Dok.Unila)

Diketahui, dua mahasiswi Unila yakni Fatmawati (23) dan Bunga Rosana (22) ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Betung, kawasan Taman Wisata Wira Garden, Jalan Wan Abdurrahman, Batu Putuk, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Rabu (1/4/2026).

Keduanya ditemukan di lokasi berbeda. Bunga ditemukan lebih dulu di kawasan Pulau Pasaran, sementara Fatmawati ditemukan kemudian di kawasan Kotakarang oleh tim gabungan yang dibantu warga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team