Fakta Unik Peringatan Hari Kartini 2026 Digelar Pemprov Lampung

- Upacara Hari Kartini 2026 di Lapangan Korpri Lampung menampilkan seluruh petugas perempuan sebagai simbol emansipasi dan penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini.
- Purnama Wulan Sari menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan perempuan, mengajak generasi muda memaknai semangat Kartini untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan.
- Maulida Zauroh menyebut keterwakilan perempuan di pemerintahan Lampung mencapai 30 persen, menandakan komitmen daerah memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan dan kesetaraan gender.
Bandar Lampung, IDN Times - Upacara peringatan Hari Kartini Tahun 2026 digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026). Upacara bertema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi” diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berbagai organisasi perempuan di Provinsi Lampung.
Menariknya, seluruh petugas upacara pada peringatan kali ini merupakan perempuan, mulai dari pemimpin upacara, inspektur upacara, hingga pasukan pengibar bendera. Hal ini menjadi simbol nyata semangat emansipasi perempuan sekaligus bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender di Indonesia.
1. Pendidikan adalah pintu kemajuan bagi perempuan

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari mengajak perempuan di Provinsi Lampung memaknai perjuangan Raden Ajeng Kartini melalui penguatan pendidikan yang dapat menginspirasi perempuan untuk terus berkembang dan berkiprah dalam pembangunan.
Menurutnya, Kartini merupakan sosok perempuan visioner yang memperjuangkan kesetaraan melalui pemikiran dan tulisan-tulisannya, yang kemudian dibukukan dalam karya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
“Raden Ajeng Kartini percaya bahwa pendidikan adalah pintu kemajuan bagi perempuan. Pemikirannya menjadi simbol perjuangan melawan ketidakadilan serta menginspirasi perempuan Indonesia untuk terus berkembang dan memiliki kesempatan yang setara,” ujarnya.
2. Momentum penting merefleksikan kembali peran strategis perempuan

Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulida Zauroh bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan peringatan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
“Semangat Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk memperoleh hak yang setara, khususnya dalam pendidikan, kehidupan sosial, dan pembangunan bangsa. Perempuan masa kini memiliki kesempatan yang luas untuk berkiprah di berbagai bidang,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
3. Keterwakilan perempuan dalam struktur pemerintahan terus meningkat

Maulida menjelaskan, saat ini, keterwakilan perempuan dalam struktur pemerintahan juga terus meningkat. Dari total 48 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, sebanyak 14 di antaranya merupakan perempuan atau sekitar 30 persen.
Melalui momentum peringatan Hari Kartini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus memperkuat peran perempuan, antara lain melalui peningkatan akses pendidikan dan pelatihan, mendorong partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi, memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta membangun budaya yang menjunjung tinggi kesetaraan gender.
Selain itu, perempuan juga diharapkan semakin diberi ruang untuk berperan dalam kepemimpinan di berbagai sektor.
“Kesetaraan gender bukan hanya tanggung jawab perempuan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan semangat Kartini sebagai inspirasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Provinsi Lampung,” katanya.


















