Ilustrasi berlayar (Pexels.com/Mike Bird)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan langkah pertama yang dilakukan merujuk hasil rapat koordinasi adalah penghentian sementara aktivitas wisata menuju Pulau Sebesi dan kawasan Gunung Anak Krakatau.
Pemerintah kabupaten berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan untuk menutup akses wisata hingga kondisi dinyatakan aman dan normal kembali. Begitu juga sektor transportasi, Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan bekerja sama dengan ASDP, Bandar Udara Internasional Radin Inten II InJourney, dan KSOP untuk memantau dampak erupsi terhadap keselamatan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni dan Dermaga Canti, serta terhadap penerbangan di bandara setempat.
"Seluruh aparatur kecamatan juga diminta untuk turun langsung ke lapangan guna membantu masyarakat dan memberikan imbauan agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama jika terjadi hujan abu vulkanik. Di bidang kesehatan, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, BPBD, dan perangkat kecamatan bergerak membagikan masker dan mendirikan pos-pos kesehatan di setiap kecamatan sesuai kebutuhan," papar Hendry, Minggu (6/9/2026).