Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dramatis! Komunitas Sepeda Bandar Lampung Kejar Pencuri Fixie
Tangkap layar aksi komunitas sepeda Uka-Uka di Kota Bandar Lampung meringkus pelaku pencurian sepeda. (IDN Times/Istimewa)
  • Tiga anggota komunitas sepeda Uka-Uka memergoki pria membawa fixie yang dikenali dari unggahan medsos sebagai sepeda curian saat gowes malam di kawasan Kimaja, Bandar Lampung.
  • Pelaku yang mengaku bernama Arik panik dan kabur sejauh hampir dua kilometer sebelum akhirnya berhasil ditangkap setelah aksi kejar-kejaran dramatis oleh para pesepeda.
  • Warga sekitar ikut membantu menangkap pelaku yang diduga terlibat kasus pencurian lain; polisi kemudian membawa pria tersebut beserta barang bukti ke Polsek Labuhan Ratu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Momen gowes malam komunitas sepeda Uka-Uka di Kota Bandar Lampung berubah menjadi aksi kejar-kejaran dramatis. Tiga pesepeda memergoki seorang pria membawa sepeda fixie diduga hasil curian.

Pelaku disebut sempat berupaya melarikan diri sejauh hampir dua kilometer, sebelum akhirnya tertangkap warga di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kedaton, Kamis (22/5/2026) malam.

Salah satu anggota komunitas Uka-Uka, Indra mengatakan, peristiwa itu bermula saat dirinya bersama dua rekannya, Bowo dan Engkun pulang gowes rutin Jumat malam dari arah Fajar Baru menuju Jalan Kimaja.

"Ya, kejadiannya saat kami melintas di sekitar rel kereta kawasan Kimaja dan berhenti di sebuah warung karena salah satu kami mau membeli rokok," ujarnya dimintai keterangan, Sabtu (23/5/2026).

1. Berawal dari kecurigaan sepeda hilang di medsos

Tangkap layar aksi komunitas sepeda Uka-Uka di Kota Bandar Lampung meringkus pelaku pencurian sepeda. (IDN Times/Istimewa)

Di lokasi tersebut, Indra melanjutkan, ketiganya tanpa sengaja sekilas melihat sepeda fixie yang dikenali sebagai kendaraan hilang berdasarkan unggahan media sosial (Medsos).

“Bowo langsung bilang, itu sepedanya. Jadi kita langsung curiga dan muter balik nyamperin orang itu,” ucapnya.

Kemudian ketiganya berinisiatif mengikuti pria tersebut sambil mengajak berbincang santai agar tidak memancing kecurigaan. Dalam percakapan itu, pria itu mengaku bernama Arik dan menyebut sepeda tersebut milik temannya.

"Saat itu, jawaban pelaku ini berubah-ubah saat ditanya asal-usul sepedanya," lanjut dia.

2. Pelaku mendadak panik lalu kabur

Tangkap layar aksi komunitas sepeda Uka-Uka di Kota Bandar Lampung meringkus pelaku pencurian sepeda. (IDN Times/Istimewa)

Indra mengaku kecurigaannya kian kuat setelah pria itu tiba-tiba membahas soal narkoba di tengah percakapan. Mereka terus mengawasi gerak-gerik pelaku hingga memasuki kawasan Jalan Sultan Agung.

Saat kondisi sekitar mulai ramai warga, pria ini mendadak panik dan mencoba melarikan diri menggunakan sepeda. Alhasil, aksi kejar-kejaran tak terhindarkan.

Indra bersama rekan-rekannya mengejar pelaku menggunakan sepeda yang ditunggangi masing-masing hingga sejauh hampir dua kilometer.

“Dia sempat lari lagi setelah kami pegang, mungkin hampir 500 meter lebih waktu itu. Akhirnya ketangkep sama Bowo, ditarik jaketnya,” ucapnya.

3. Warga ikut mengejar pelaku

Tangkap layar aksi komunitas sepeda Uka-Uka di Kota Bandar Lampung meringkus pelaku pencurian sepeda. (IDN Times/Istimewa)

Di tengah situasi tersebut, warga sekitar melihat kejadian ikut membantu mengejar pelaku. Pascaberhasil ditangkap, pria itu sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya berhasil dilerai.

Dari hasil interogasi awal di lokasi, pelaku disebut bukan bernama Arik seperti pengakuan awal. Ia juga diduga pernah terlibat kasus pencurian di tempat usaha kafe.

Selain itu, saku jaket pelaku turut ditemukan barang mencurigakan seperti obeng dan alat lain diduga digunakan untuk membobol kunci.

“Kita juga waspada karena takut dia bawa senjata tajam, makanya dari awal terus ditempel. Polisi datang ke lokasi setelah nerima laporan warga, kemudian pelaku ke Polsek Labuhan Ratu," imbuhnya.

Editorial Team