Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dispar Bandar Lampung Ingin UMKM Diberdayakan saat Libur Lebaran

Bandar Lampung
Dispar Bandar Lampung Ingin UMKM Diberdayakan saat Libur Lebaran
Bazar UMKM di Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Intinya Sih
  • Dinas Pariwisata Bandar Lampung meminta pengelola wisata untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal selama libur Lebaran Idul Fitri.
  • Kolaborasi antara pengusaha wisata dan pelaku UMKM dalam masa libur nanti sangat penting untuk mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
  • Pengelola wisata harus menerapkan standar nasional CHSE, memastikan keselamatan kerja, dan melakukan uji kelayakan fasilitas wisata untuk keamanan pengunjung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Pariwisata (Dispar) Bandar Lampung meminta pengelola wisata untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal selama libur Lebaran 2025

Kepala Dinas Pariwisata Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah wisatawan. "Naiknya jumlah wisatawan yang datang itu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat setempat," katanya, Rabu (19/3/2025).

1. Kolaborasi

ilustrasi kerjasama tim yang solid (pexels.com/fauxels)
ilustrasi kerjasama tim yang solid (pexels.com/fauxels)

Menurut Adiansyah, kolaborasi antara pengusaha wisata dan pelaku UMKM dalam masa libur nanti memang sangat penting.

“Untuk itu, kami meminta pengelola wisata agar bisa bekerja sama dengan UMKM setempat terkait rantai pasok. Sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

2. Jaminan wisata aman dan nyaman

Ilustrasi Pantai Pasir Putih (https://www.pexels.com/id-id/@monica/)
Ilustrasi Pantai Pasir Putih (https://www.pexels.com/id-id/@monica/)

Adiansyah menyampaikan, pihaknya juga mengimbau agar pengelola wisata memastikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi pengunjung.

“Kami sudah menerima surat dari Kementerian Pariwisata nomor SE/1/KK.03/MP/2025 tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman dan nyaman saat Lebaran. Surat ini sudah kami teruskan kepada pengelola wisata agar diterapkan,” jelasnya.

3. Standar CHSE dan K3 jadi prioritas

ilustrasi check-in di hotel (freepik.com/drazen zigic)
ilustrasi check-in di hotel (freepik.com/drazen zigic)

Adiansyah menegaskan, pengelola wisata harus menerapkan standar nasional CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability). Selain itu, mereka wajib memastikan keselamatan kerja (K3) serta melakukan uji kelayakan fasilitas wisata.

“Sangat penting untuk melakukan uji petik kelayakan dan kualitas. Jika ditemukan masalah, harus segera diperbaiki demi keamanan pengunjung,” tegasnya.

Berbagai persiapan ini, Dispar Bandar Lampung berharap sektor pariwisata bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, terutama menjelang libur Lebaran.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More