Bandar Lampung, IDN Times – Menjadi mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menjadi langkah baru bagi Raymondo Cicilio Komoyap yang menjadi mahasiswa baru 2026 kategori domisili terjauh.
Pemuda kelahiran 2008 asal Boven Digoel, Papua Selatan, itu rela menempuh perjalanan panjang demi melanjutkan pendidikan tinggi di Sumatera.
Raymondo tercatat sebagai mahasiswa baru Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITERA melalui jalur Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Ia menjadi salah satu mahasiswa dengan daerah asal terjauh pada penerimaan mahasiswa baru ITERA 2026.
Raymondo berasal dari Sokanggo, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Sebelum berkuliah di ITERA, ia merupakan siswa SMKN 1 Boven Digoel dari jurusan bangunan.
