Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Damkarmat Bandar Lampung Catat 271 Kejadian Kebakaran 2024
Kebakaran mess di Bandar Lampung. (IDN Times/dok. Damkarmat Bandar Lampung)
  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung mencatatkan 271 kejadian kebakaran sepanjang tahun 2024, dengan dominasi kebakaran lahan.
  • Kebakaran sering terjadi pada awal tahun, terutama Januari, disebabkan oleh fenomena El Nino. Korsleting listrik menjadi penyebab terbesar dengan total 100 kejadian.
  • Total kerugian material akibat kebakaran pada tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp7,97 miliar, dengan kebakaran paling merugikan terjadi pada bulan Oktober.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung mencatatkan 271 kejadian kebakaran sepanjang 2024.

Kabid Pemadaman Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Irman Saputra mengatakan, jumlah tersebut didominasi lahan kebakaran.

“Kebakaran lahan paling dominan dengan total 112 kejadian, diikuti kebakaran bangunan penduduk (61 kejadian), dan kebakaran kendaraan (9 kejadian),” katanya, Selasa (7/1/2025).

1. Paling sering awal tahun

Kabid Pemadaman Damkarmat Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)

Menurut Irman, kejadian kebakaran sering terjadi pada awal tahun, terutama Januari, dengan 50 kejadian.

Ia menyebutkan, fenomena El Nino yang masih berlangsung pada awal 2024 menjadi salah satu faktor tingginya angka kebakaran. “Karena pada awal 2024, masih El Nino sehingga kejadian kebakaran masih cukup tinggi,” ujarnya.

2. Korsleting listrik jadi penyebab

Token listrik terbaru per Januari 2025: Tarif tetap stabil, tanpa kenaikan harga

Irman membeberkan, dari rincian penyebab kebakaran, korsleting listrik menjadi penyebab terbesar dengan total terdapat 100 kejadian.

"Kebakaran yang disebabkan oleh lampu tercatat sebanyak 82 kejadian, kompor 16 kejadian, rokok 5 kejadian, dan lainnya sebanyak 35 kejadian," bebernya.

3. Kerugian Rp7,97 miliar

Uang Rupiah (https://pixabay.com/id/photos/rupiah-mata-uang-uang-keuangan-7304261/)

Irman menyebut, meski kebakaran menurun pada akhir tahun, dampak kerugiannya tetap tinggi. Total kerugian material akibat kebakaran pada tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp7,97 miliar.

“Kebakaran paling merugikan terjadi pada bulan Oktober, saat kebakaran melanda sebuah bangunan industri milik swasta dengan kerugian mencapai 3,13 miliar. Selain itu, kejadian kebakaran sepanjang tahun 2024 juga menyebabkan 10 orang mengalami luka-luka,” tuturnya

Irman mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dan selalu menjaga keamanan listrik, alat elektronik, serta peralatan rumah tangga yang bisa menjadi sumber api.

Editorial Team

Related Article