Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cuaca Perairan Lampung 6 Agustus 2026, Awas Gelombang 3,7 Meter!
ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)
  • Perairan timur Lampung, Teluk Lampung, dan Selat Sunda utara diprakirakan kondusif untuk pelayaran serta penangkapan ikan, dengan gelombang kategori rendah hingga sedang.
  • BMKG Maritim memperingatkan gelombang 3,1–3,7 meter di Perairan Barat Lampung dan Samudra Hindia Barat Lampung, disertai angin timur–tenggara yang cukup kuat.
  • Kondisi gelombang tinggi berisiko bagi nelayan, perahu kecil, tongkang, dan kapal penumpang sedang; operator disarankan menunda pelayaran atau memantau pembaruan BMKG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Prakiraan cuaca perairan Lampung, Kamis (6/8/2026) secara umum di perairan timur Lampung, Teluk Lampung, dan Selat Sunda bagian utara masih cukup kondusif untuk aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan. Itu karena, gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang.

Namun, Perairan Barat Lampung dan Samudra Hindia Barat Lampung perlu mendapat perhatian khusus. Pasalnya, gelombang diprakirakan mencapai 3,1–3,7 meter disertai angin timur–tenggara yang cukup kuat.

Untuk itu, nelayan dan operator kapal kecil diimbau menunda pelayaran atau terus memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG sebelum beraktivitas di laut. Berikut IDN Times sajikan prakiraan cuaca perairan Lampung hari ini.

1. Parameter umum

Ilustrasi berlayar (Pexels.com/Mike Bird)

  • Arah angin dominan: Timur hingga Tenggara.

  • Kecepatan angin: 5–15 knot, dengan hembusan dapat mencapai 20–24 knot di perairan barat.

  • Suhu udara: 26–28°C.

  • Kelembapan udara: 79–85%.

  • Arus permukaan: Umumnya mengarah ke Tenggara dengan kecepatan 1,0–1,4 knot.

2. Kondisi perairan Lampung

Wilayah Perairan

Kondisi Cuaca

Arah & Kecepatan Angin

Tinggi Gelombang

Arus Permukaan

Rekomendasi

Perairan Barat Lampung

Berawan hingga berawan tebal

Timur–Tenggara 12–15 knot

3,1–3,7 meter (tinggi)

Tenggara 1,1–1,4 knot

Tidak disarankan bagi kapal kecil. Kapal nelayan dan tongkang diminta meningkatkan kewaspadaan. (BMKG Maritime)

Samudra Hindia Barat Lampung

Berawan

Timur–Tenggara 12–15 knot

3,0–3,7 meter (tinggi)

Tenggara

Berisiko bagi aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan menggunakan kapal kecil. (BMKG Maritime)

Selat Sunda Bagian Selatan

Berawan

Timur–Tenggara 10–15 knot

1,5–2,5 meter (sedang)

Dominan ke selatan

Penyeberangan perlu mewaspadai peningkatan tinggi gelombang. (BMKG Maritime)

Selat Sunda Bagian Utara

Cerah berawan hingga berawan

Timur–Tenggara 8–15 knot

0,75–1,5 meter (rendah–sedang)

Ke selatan

Penyeberangan Merak–Bakauheni masih relatif kondusif, namun tetap waspada terhadap hembusan angin. (BMKG Maritime)

Teluk Lampung

Cerah berawan

Timur–Tenggara 5–10 knot

0,3–0,8 meter (rendah)

Lemah ke tenggara

Aman untuk aktivitas pelayaran lokal dan wisata bahari. (BMKG Maritime)

Perairan Timur Lampung Bagian Selatan

Cerah berawan hingga berawan

Timur–Tenggara 7–12 knot

0,5–1,0 meter (rendah)

Selatan 1,0–1,2 knot

Kondisi relatif aman bagi nelayan dan kapal penyeberangan lokal. (BMKG Maritime)

3. Peringatan dini BMKG

ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

BMKG Maritim mengeluarkan peringatan gelombang tinggi untuk Perairan Barat Lampung dan Samudra Hindia Barat Lampung, dengan tinggi gelombang signifikan berpotensi mencapai 3,7 meter. Kondisi ini berisiko terhadap kapal nelayan, perahu kecil, tongkang, hingga kapal penumpang berukuran sedang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article