Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bertolak ke Korsel, Rektor ITERA Terpilih Peserta Program PKKPT 2024

Bertolak ke Korsel, Rektor ITERA Terpilih Peserta Program PKKPT 2024
Para rektor perguruan tinggi Indonesia terpilih ikuti program PKKPT Kemendikbud Ristek 2024. (Dok. ITERA).
Intinya Sih
  • Rektor ITERA ikuti program PKKPT di Seoul National University
  • Program berfokus pada peningkatan kapasitas kepemimpinan perguruan tinggi
  • 17 rektor terpilih dari PTN di Indonesia turut serta dalam program ini
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof I Nyoman Pugeg Aryantha bertolak ke Korea Selatan mengikuti program Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Perguruan Tinggi (PKKPT) Rektor 2024 diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Ia menjadi salah satu dari 17 peserta rektor terpilih mengikuti peningkatan kapasitas pimpinan perguruan tinggi melalui pendekatan berkelanjutan dalam berjejaring dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan.

"Mohon doa seluruh sivitas akademika ITERA, semoga melalui kegiatan ini, ITERA dapat menjaring jejaring yang maksimal untuk kemaslahatan dan kemajuan ITERA,” ujar Pugeg sapaan akrabnya, Rabu (24/4/2024).

1. Program berlangsung sepekan di Seoul National University

Rektor ITERA, I Nyoman Pugeg Aryantha. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Rektor ITERA, I Nyoman Pugeg Aryantha. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Pugeg menjelasman, program PKKPT dilaksanakan selama tujuh hari di Seoul National University. Dalam kegiatan tersebut, para rektor akan mengikuti kegiatan seminar, lokakarya, studi kasus, self-paced learning, dan berjejaring dengan industri serta perguruan tinggi di Korea Selatan.

Melalui PKKPT diharapkan memperoleh pelajaran untuk diterapkan dalam memimpin ITERA. Ia juga berharap dapat menjalin jejaring yang maksimal dengan mitra perguruan tinggi baik di dalam dan luar negeri.

"Tentunya program ini untuk mendukung program tridarma ITERA, menuju ITERA kuat, maslahat, dan bermartabat," kata rektor.

2. Peningkatan peran sentral dan krusial para rektor

Institut Teknologi Sumatera. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)
Institut Teknologi Sumatera. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Melalui keterangan resminya, Dirjen Diktiristek Kemendikbud, Abdul Haris menyampaikan, para rektor memiliki peran sentral dan sangat krusial. Sebab, rektor memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai pemimpin pembelajaran dan entrepreneur harus diintegrasikan ke dalam diri para pimpinan perguruan tinggi.

Terlebih, perguruan tinggi kini tengah dihadapi tantangan amat besar. Untuk itu, seorang academic leader, rektor perlu memberikan teladan dan menjalankan fungsinya sebagai pengelola kampus dalam menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi.

“Pimpinan perguruan tinggi harus mempunyai strategi yang jelas dalam menyelenggarakan pendidikan, riset, dan pengabdian Masyarakat,” ucapnya.

3. Para rektor harus mampu berinovasi

Forum Ilmiah Tahun Ikatan Surveyor Indonesia (FIT ISI) 2023 digelar di Kota Bandar Lampung, Lampung mulai Rabu hingga Kamis (28-29/11/2023). (Dok. ITERA).
Forum Ilmiah Tahun Ikatan Surveyor Indonesia (FIT ISI) 2023 digelar di Kota Bandar Lampung, Lampung mulai Rabu hingga Kamis (28-29/11/2023). (Dok. ITERA).

Haris menambahkan, seorang rektor juga harus memiliki keterampilan entrepreneur dan kemampuan berinovasi dalam menghasilkan pendapatan perguruan tinggi.

"Tantangan ke depan semakin dinamis, pemerintah terus mendorong agar PTN semua bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH)," tandasnya.

4. Para peserta PKKPT Kemendikbudristek 2024

Para rektor perguruan tinggi Indonesia terpilih ikuti program PKKPT Kemendikbud Ristek 2024. (Dok. ITERA).
Para rektor perguruan tinggi Indonesia terpilih ikuti program PKKPT Kemendikbud Ristek 2024. (Dok. ITERA).

Daftar ke-17 rektor terpilih para peserta program PKKPT.

  • Agus Rubiyanto (Institut Teknologi Kalimantan)
  • Anter Venus (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
  • Baharuddin (Universitas Negeri Medan)
  • Efa Yonnedi (Universitas Andalas)
  • Fatah Sulaiman (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
  • Febri Yulika (Institut Seni Indonesia Padang Panjang)
  • I Nyoman Pugeg Aryantha (Institut Teknologi Sumatera)
  • Irwandi (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
  • Ishak (Universitas Teuku Umar)
  • Lusmeilia Afriani (Universitas Lampung)
  • Marwan (Universitas Syiah Kuala)
  • Muryanto Amin (Universitas Sumatera Utara)
  • Nur Ihsan (Universitas Sembilan Belas) November Kolaka
  • Oktovian Berty A. Sompie (Universitas Sam) Ratulangi
  • Salampak (Universitas Palangka Raya)
  • Sugiyanto (Universitas Tidar)
  • Wildan (Institut Seni Budaya Indonesia Aceh)
Share Article
Editorial Team

Latest News Lampung

See More