Bawang Merah di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin)
Bimo menjelaskan, inflasi Agustus 2026 tertahan oleh penurunan harga beberapa komoditas pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, seperti komoditas bawang merah, tomat, dan bawang putih. Masing-masing memberikan andil sebesar -0,16 persen (mtm), -0,10 persen (mtm), dan -0,06 persen (mtm).
Penurunan harga bawang merah sejalan dengan masuknya periode panen di sentra produksi lokal, terutama Pringsewu, Pesawaran, dan Lampung Barat. Sementara itu, peningkatan produksi sayuran lokal mendorong penyesuaian harga tomat.
Dedangkan penurunan harga bawang putih dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan di tingkat pedagang besar serta penyesuaian biaya distribusi seiring penurunan harga BBM non-subsidi oleh Pertamina. Penurunan harga juga didorong oleh komoditas bensin dan angkutan udara yang termasuk dalam kelompok Transportasi, dengan andil masing-masing sebesar -0,03 persen (mtm) dan -0,02 persen (mtm).
Penurunan harga bensin sejalan dengan penyesuaian harga BBM non-subsidi oleh Pertamina, sementara tarif angkutan udara menurun seiring normalisasi permintaan pascalibur sekolah dan penurunan harga avtur sebesar 14 persen oleh PT Pertamina Patra Niaga untuk penerbangan domestik.