Banjir Terjang Balam dan Pesawaran, Kondisi Pasokan Listrik Aman?

- Intensitas hujan tinggi menyebabkan banjir di Kota Bandar Lampung, PLN mengamankan pasokan listrik di daerah terdampak.
- Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir, PLN berkomitmen memulihkan pasokan listrik dengan cepat.
- Banjir di Kabupaten Pesawaran juga mengakibatkan bencana longsor, PLN bekerjasama dengan kepolisian untuk evakuasi jaringan listrik dan perbaikan tiang yang roboh.
Bandar Lampung, IDN Times - Intensitas hujan tinggi sejak Kamis (27/2/2025) sore di Kota Bandar Lampung menyebabkan sejumlah titik terendam banjir salah satunya Kecamatan Tanjung Senang.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Karang melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Way Halim mengamankan pasokan listrik di daerah yang terdampak banjir. Tim pemulihan PLN dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pengamanan dan perbaikan yang diperlukan.
Manager PT PLN (Persero) UP3 M Haryyadi Poel, mencatat, berdasarkan pendataan awal Jumat (28/2/2025), sebanyak 1.615 rumah pelanggan perlu dilakukan pengamanan pasokan listrik akibat terendam banjir “PLN terus memantau dan berupaya melaksanakan langkah langkah pengamanan dan keselamatan untuk memastikan pemulihan listrik yang efektif dan aman,” jelas Harryadi.
1. Waspada potensi bahaya listrik saat banjir

Harryadi mengajak masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir. Cara antisipasi, segera mematikan mcb dirumah, mencabut alat-alat elektronik serta memastikan tidak ada peralatan listrik yang masih beroperasi saat adanya potensi banjir.
"Kami telah mengambil langkah yang diperlukan dalam pengamanan listrik saat banjir, dan gerak cepat memulihkan pasokan listrik untuk pelanggan pasca banjir.
Keselamatan dan keamanan masyarakat umum menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen akan terus memberikan informasi serta dukungan yang diperlukan selama proses pemulihan ini," kata Harryadi.
Menurut Harryadi, banjir ataupun bencana tidak menyurutkan upaya petugas PLN dalam memastikan pasokan listrik masyarakat aman dan lancar. "Walau harus menerjang banjir, kami terjun langsung ke lapangan memastikan kondisi banjir sudah surut. Tim Pelayanan PLN diturunkan kelapangan dan siap siaga sejak awal banjir untuk mengamankan dan juga memulihkan pasokan listrik di titik titik daerah yang terdampak," ujarnya.
2. Tiang listrik di Pesawaran roboh

Kondisi intensitas hujan tinggi juga mengguyur Kabupaten Pesawaran. Imbas kejadian ini menyebabkan banjir di sejumlah titik hingga bencana longsor tepatnya pada Jalan Turunan Pematang Rinjing.
Hal itu mengakibatkan satu batang tiang pada gardu listrik ikut tumbang ke jalan. Kejadian tersebut menimbulkan kemacetan panjang dari kedua arah karena material longsor berupa tanah mengakibatkan tiang listrik yang roboh menutupi sisi jalan.
Harryadi menjelaskan, tim PLN ULP Teluk Betung menuju lokasi tersebut untuk melakukan perbaikan dan evakuasi jaringan listrik. Berkolaborasi dengan Kepolisian setempat, PLN dan aparat bekerjasama melaksanakan proses perbaikan dan pembersihan jalan dari longsor hingga perbaikan pasokan listrik dapar dilakukan dengan cepat.
Pekerjaan mulai dilakukan sekitar pukul 16.55 WIB sampai dengan pukul 02.28 WIB, PLN berhasil melakukan penggantian tiang yang roboh dengan cepat dan aman.
3. Cara melapor potensi bahaya kelistrikan saat bencana

Harryadi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam menghadapi cuaca ekstrim di Bandar Lampung.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati akan bahaya kelistrikan dan dapat melaporkan apabila terdapat potensi yang membahayakan terutama saat banjir di lingkungan sekitar dengan melapor ke Super Apss PLN mobile atau call center 0721 123,” jelas Harryadi.
Ketua DPRD kabupaten Pesawaran Achmad Rico Julian turut hadir di lokasi kejadian. Ia mengapresiasi gerak cepat dan tanggap PLN dalam menindaklanjuti laporan masyarakat serta percepatan pemulihan kelistrikan di lokasi tersebut.
“Kami memberikan apresiasi kepada PLN dalam proses perbaikan dan penggantian tiang yang roboh dengan cepat” ungkapnya.



















