Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) menyiapkan strategi untuk mengatasi banjir yang melanda Kota Bandar Lampung dua bulan terakhir.
Asisten I Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, menyatakan kerusakan lingkungan di wilayah hulu menjadi penyebab utama meningkatnya risiko banjir.
Wilayah Register 17 dan 19 yang seharusnya menjadi daerah tangkapan air mengalami degradasi akibat alih fungsi lahan. Hal ini menyebabkan hujan air langsung mengalir ke hilir dengan volume besar, katanya, Sabtu (1/3/2025).
