Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui layanan kesehatan dasar hingga tingkat kelurahan.
Salah satu langkah yang dinilai efektif ialah optimalisasi peran posyandu dalam mendeteksi dini masalah gizi pada balita dan ibu hamil.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung mengatakan, deteksi dini kini dilakukan secara rutin melalui puskesmas dan posyandu yang tersebar di seluruh wilayah kota.
“Deteksi dini dilakukan di seluruh puskesmas, baik rawat jalan maupun puskesmas pembantu, dengan memeriksa status gizi masyarakat,” katanya, Selasa (30/6/2026).
