TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Parpol Pengusung Ganjar-Mahfud Bentuk TPD dan Posko di Bandar Lampung

Tim Pemenangan Daerah (TPD) dipimpin eks Kadispora Suwandi

Momen deklarasi TPD Ganjar-Mahfud dan Posko Gotong Royong di Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Bandar Lampung, IDN Times - Mantan Kadis Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pemkot Bandar Lampung, Suwandi ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) pasangan Capres - Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Kota Bandar Lampung.

Penunjukan Suwandi dilakukan atas kesepakatan empat pimpinan partai politik (Parpol) pengusung Ganjar-Mahfud di tingkat Kota Bandar Lampung. Keempat parpol dimaksud PDI Perjuangan, Perindo, PPP, dan Hanura.

"Saya amat tersanjung dan terima kasih sudah ditunjuk (ketua TPD Bandar Lampung Ganjar-Mahfud). Ini merupakan keberkahan bagi saya," ujarnya saat dimintai keterangan, Minggu (19/11/2023).

Baca Juga: Viral Spanduk Wisudawan Minta Usut Pembunuh Ayah, Polisi Bilang Ini

1. Minta dukung para kader hingga mesin partai pengusung

Momen deklarasi TPD Ganjar-Mahfud dan Posko Gotong Royong di Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Kepemimpinannya bersama sekretaris Albert Alam dan bendahara Azares Mugni bersama 21 nama lainnya, diakui Suwandi merupakan tugas berat. Oleh karenanya, ia berharap kerja-kerja TPD dapat didukung oleh para kader hingga mesin partai pengusung.

"Saya kerja tidak bisa sendirian, perlu dukungan, dukungan yang bagaimana? Kita harus selalu koordinasi, karena itu biasanya mudah diucapkan tapi pelaksanaannya yang sulit," jelas dia.

Pascadeklarasi pembentukan struktur pengurus TPD di Bandar Lampung ini, dalam waktu dekat dirinya akan langsung menggelar pertemuan internal, guna menyamakan langkah dan suara pemenang Ganjar-Mahfud. "InsyaAllah pak Ganjar dan pak Mahfud menang," tambahnya.

2. Akui punya kedekatan hubungan emosional dengan Mahfud MD

Momen deklarasi TPD Ganjar-Mahfud dan Posko Gotong Royong di Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Meski penunjukan ini diakui berat, Suwandi mengaku tak memiliki alasan guna menolak amanat tersebut. Pasalnya, duet Ganjar-Mahfud dinilai sebagai paslon tepat menjadi presiden dan wakil presiden pada 2024 mendatang.

Terlebih, dirinya dikatakan memiliki kedekatan hubungan emosional dengan Mahfud MD tatkala sama-sama menimba ilmu dan berjuang meraih gelar sarjana di Universitas Islam Indonesia (UII).

"Pak Mahfud adalah teman saya, yang kebetulan saya mendapat berkah untuk ikut berjuang menghantarkannya menjadi wakil presiden," imbuhnya.

Baca Juga: Pemkot Gembar Gembor Pinjaman Tanpa Bunga, Cuma 15 IKM Disetujui

Berita Terkini Lainnya