TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Warga Sempat Ngotot Ingin Salat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Furqon

Padahal masjid agung di Bandar Lampung ini tak gelar salat id

Masjid Agung Al-Furqon (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Bandar Lampung, IDN Times - Masjid terbesar di Kota Bandar Lampung, Masjid Agung Al-Furqon resmi tak menggelar salat Idul Fitri 1442 Hijriah. Itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Lampung Nomor 045.2/1807/02/2021, sekaligus SE Menteri Agama RI Nomor SE.07 Tahun 2011 tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 di saat Pandemik COVID-19.

Namun informasi tersebut tak digubris masyarakat. Itu merujuk pantauan ada jamaah tetap datang ke masjid itu ingin salat Idul Fitri 1442 Hijriah, Kamis (13/5/20210.

Bahkan, ada jamaah ngotot ingin menggelar salat idul fitri di dalam masjid dan nekat menerobos pintu masuk masjid. Tak ayal, sejumlah pengurus masjid kewalahan mengatur dan memberikan pemahaman ke jamaah. Tapi ada juga jamaah memilih meninggalkan masjid tersebut untuk salat Idul Fitri di tempat lain.

Baca Juga: Menilik Tradisi Lebaran Khas Lampung, 'Hilang' Saat Pandemik

1. Hanya gelar takbiran

Masjid Agung Al-Furqon (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Sekretaris Pengurus Masjid Agung Al-Furqon, Heri Darso menyampaikan, pihaknya mengikuti imbauan pemerintah tidak menggelar salat Idul Fitri. "Kita tidak melakukan persiapan apapun terhadap persiapan salat Id baik di dalam ataupun halaman masjid. Namun, kita tetap melaksanakan prokes, karena salat wajib tetap dilaksanakan," ujarnya.

Adu argumen antara pengurus masjid dan jamaah yang sudah tiba di lokasi tak pelak,  Masjid Agung Al Furqon Bandar Lampung akhirnya menggelar salat Idul Fitri 1442 H. Tapi salat berlangsung hanya sekitar lima menit dan tak ada khotbah. Pelaksanaan ibadah berjalan khusyuk dan menerapkan  protokol kesehatan.

Reza warga Bandar Lampung yang datang ke Masjid Agung Al-Furqon mengatakan, tak mengetahui informasi masjid berlokasi di Jalan Diponegoro, Bandar Lampung tidak menggelar salat Idul Fitri. Setiap tahun, ia rutin salat Idul Fitri di masjid ini.

"Dari rumah dekat, jalan kaki. Tiap tahun di sini (salat Idul Fitri). Sampai sini, baru lihat ada spanduk tidak gelar salat Id. Tapi nanggung sudah sampai sini," terangnya.

2. Gubernur salat di rumah dinas

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (IDN Times/Istimewa)

Terpisah, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama keluarga melakukan salat Idul Fitri 1442 hijriah di Mahan Agung (rumah dinas gubernur). Salat itu diimami Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung Bukhari Muslim.

Bukhari menerangkan, pihaknya mencatat sekitar 500 masjid dan musala di provinsi setempat menggelar salat idul fitri berjamaah. Presentasenya kisaran 50-60 persen dari total 1.000 masjid dan musala.

Masjid yang utamanya berzona kuning itu akan menggelar salat id berjamaah. Namun, khusus masjid berlokasi di jalan protokol tidak menggelar salat id. Salat berjamaah hanya untuk warga sekitar dan harapan tidak terjadi kerumunan yang banyak serta menjalankan prokes yang ketat.

Baca Juga: Mengulik Tradisi Mudik dan Silaturahmi Saat Idul Fitri ala MUI Lampung

Berita Terkini Lainnya