Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Dusun Banjarsari Lamsel

AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Dusun Banjarsari Lamsel
AdaKami Peduli menyalurkan bantuan berupa air bersih dan pembangunan fasilitas sanitasi darurat di Dusun Banjarsari, Lampung Selatan. (Dok. AdaKami).
Intinya Sih
  • AdaKami bersama BenihBaik.com membangun fasilitas air bersih dan sanitasi di Dusun Banjarsari, Lampung Selatan, melalui program AdaKami Peduli untuk menjawab kebutuhan air masyarakat yang meningkat.
  • Program ini mencakup pembangunan sumur bor sedalam 80 meter, pompa air, tandon, serta jaringan distribusi yang melayani 37 rumah tangga dengan total 122 penduduk.
  • Inisiatif ini diapresiasi karena meningkatkan kualitas hidup warga, memperkuat kesehatan lingkungan, dan menjadi contoh kolaborasi sosial berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Lampung Selatan, IDN Times - Menurut data pemerintah Provinsi Lampung, kebutuhan air bersih di Kabupaten Lampung Selatan pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 1.900 liter per detik. Kebutuhan air itu terbesar keempat di Provinsi Lampung.

Tingginya kebutuhan ini perlu didukung oleh akses air bersih dan sanitasi layak yang memadai dan mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya Warga Dusun Banjarsari.

Merujuk hal itu, PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) berkolaborasi dengan platform pengumpulan dana dan donasi digital, BenihBaik.com, dalam membangun fasilitas air bersih dan sanitasi di Dusun Banjarsari, Lampung Selatan.

1. Bangun sumur bor sedalam 80 meter

IMG-20260624-WA0002.jpg
AdaKami Peduli menyalurkan bantuan berupa air bersih dan pembangunan fasilitas sanitasi darurat di Dusun Banjarsari, Lampung Selatan. (Dok. AdaKami).

Melalui program AdaKami Peduli, bantuan tersebut dimanfaatkan melalui pembangunan sumur bor sedalam 80 meter sebagai sumber utama air bersih.

Program AdaKami Peduli memungkinkan penduduk Dusun Banjarsari untuk mendapatkan akses ke instalasi pompa air, tandon penampungan air, jaringan distribusi air, serta fasilitas sanitasi.

Menjangkau sebanyak 37 rumah tangga dengan total 122 penduduk, kehadiran fasilitas ini mempermudah masyarakat dalam memperoleh air bersih yang sebelumnya terbatas, terutama saat musim kemarau. Program ini juga mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat setempat.

2. Jawab permasalah yang ada di masyarakat

ilustrasi air bersih (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi air bersih (pexels.com/Pixabay)

Bernardino Vega, Direktur Utama AdaKami, menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab sosial lingkungan AdaKami untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat.

“Kami berharap pembangunan fasilitas di Dusun Banjarsari tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Bernardino Vega dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).

Melalui inisiatif AdaKami Peduli, AdaKami berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat. Dengan pembangunan akses air bersih dan sanitasi layak ini. AdaKami berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, sekaligus menginspirasi langkah kolaboratif lainnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

3. Air bersih dan sanitasi yang layak bukan sekadar kebutuhan dasar

ilustrasi air bersih (pexels.com/Jens John)sson)
ilustrasi air bersih (pexels.com/Jens John)sson)

Andy F. Noya, CEO & Founder BenihBaik.com, mengapresiasi AdaKami atas kepeduliannya dalam menghadirkan kebutuhan air bersih bagi warga Dusun Banjarsari. Lebih lanjut ia menyampaikan

“Air bersih dan sanitasi yang layak bukan sekadar kebutuhan dasar melainkan fondasi bagi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Kami berharap semoga manfaat dari program ini dirasakan dalam jangka panjang dan menjadi sumber harapan bagi rumah tangga di Dusun Banjarsari,” tuturnya.

4. Warga bahagia

ilustrasi air bersih (pexels.com/Burst)
ilustrasi air bersih (pexels.com/Burst)

Soleh, warga Dusun Banjarsari Lampung, menyampaikan dulu masyarakat di sini harus menunggu lama hanya untuk mengisi satu jeriken air. Ditambah lagi airnya jelek dan berbau.

Di masjid yang salat juga air tidak cukup, apalagi untuk warga sekitar yang juga belum memiliki sumber air. Kalau musim kemarau, harus ambil air lebih jauh lagi.

"Sekarang alhamdulillah, warga sudah dapat air bagus dan banyak, musim kemarau juga tidak perlu khawatir lagi. Salat Jumat dan kegiatan keagamaan juga bisa semakin ramai karena tidak perlu takut kekurangan air," ujarnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More