3 Korban Longsor di Tanggamus Ditemukan Tewas, Ada Bapak dan Anak

- Tiga warga di Kabupaten Tanggamus ditemukan tewas tertimbun tanah longsor setelah pencarian selama dua hari oleh tim SAR gabungan.
- Korban tewas di Kecamatan Ulu Belu atas nama Bisdiansyah, sedangkan korban di Kecamatan Air Naningan merupakan bapak dan anak atas nama Sopiyan dan Dafik Iswanto.
- Satu korban lain atas nama Sariyadi belum ditemukan hingga Senin pagi ini, dengan akses menuju lokasi kejadian cukup sulit dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Tanggamus, IDN Times - Sebanyak tiga warga di Kabupaten Tanggamus ditemukan tewas tertimbun tanah longsor setelah tim SAR gabungan dibantu warga setempat melakukan pencarian selama dua hari.
Bencana longsor terjadi di Kecamatan Air Naningan dan Kecamatan Ulu Belu tepatnya setelah hujan dengan intensitas tinggi alias lebat melanda kabupaten setempat, Jumat (24/5/2024) sore.
"Pencarian dilakukan oleh tim gabungan SAR di dua lokasi dengan cara manual dibantu masyarakat setempat," ujar Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, Senin (27/5/2024).
1. Dua korban merupakan bapak dan anak

Berdasarkan pendataan Basarnas Lampung, Deden menyampaikan, korban tewas di Kecamatan Ulu Belu atas nama Bisdiansyah berusia 30 tahun. Korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.
Kemudian korban longsor di Kecamatan Air Naningan merupakan bapak dan anak atas nama Sopiyan berusia 54 tahun dan Dafik Iswanto usia 29 tahun yang merupakan warga Dusun Air Kubang Timur.
"Kedua korban bapak dan anak ini ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi gubuk perkebunan mereka yang terkena longsor," jelasnya.
2. Longsor terjadi di area perkebunan

Dalam peristiwa ini, Deden menambahkan, satu korban lain juga berada di perkebunan di Kecamatan Air Naningan hingga saat ini belum ditemukan masih dalam pencarian tim SAR gabungan atas nama Sariyadi.
"Iya, ada satu korban longsor belum ditemukan hingga Senin pagi ini. Pencarian di lokasi longsor di Kecamatan Air Naningan masih terus dilanjutkan," imbuhnya.
3. Akses menuju lokasi longsor hanya dapat dilalui motor

Lebih lanjut Deden menyebutkan, titik longsor di dua lokasi itu berada di area perkebunan dengan akses menuju lokasi kejadian cukup sulit dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Alhasil, proses evakuasi dilakukan secara manual.
"Kegiatan pencarian dilakukan sesuai dengan rencana operasi hari ke tiga sejak pagi ini," tandasnya.


















