Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warkop 50 Way Hui, Nongkrong Kalcer dari Kontainer Bekas

Warkop 50 Way Hui, Nongkrong Kalcer dari Kontainer Bekas
Warkop 50 Way Hui Lampung Selatan (Instagram/warka5.0)
Intinya Sih

  • Warkop 50 di Way Hui, Lampung Selatan, tampil unik dengan bangunan utama dari kontainer bekas yang disulap jadi tempat nongkrong berkonsep industrial dan vintage bernuansa santai.
  • Tempat ini menawarkan menu lengkap mulai dari kopi klasik hingga kekinian, minuman non-kopi variatif, serta makanan berat dan camilan yang cocok untuk nongkrong bareng teman.
  • Berlokasi di perbatasan Bandar Lampung dan buka setiap hari pukul 11.00–00.00 WIB, Warkop 50 jadi spot favorit karena suasana rindang dan konsep sederhana tapi berkarakter.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lampung Selatan, IDN Times - Kalau kamu masih berpikir cafe harus identik dengan bangunan megah, interior estetik mahal, dan desain modern, mungkin perlu mengubah sudut pandang itu. Pasalnya, di perbatasan Bandar Lampung dan Lampung Selatan, tepatnya di kawasan Way Hui, ada satu tempat nongkrong unik dan justru tampil beda dengan konsep sederhana tapi tetap menarik. Namanya Warkop Lima Kosong.

Alih-alih mengandalkan bangunan permanen mewah, Warkop 50 justru memanfaatkan kontainer bekas yang sudah direstorasi menjadi spot utama mereka. Dipadukan dengan halaman luas rindang dan tertata, tempat ini sukses menciptakan suasana santai dan nyaman buat ngopi.

Penasaran seperti apa konsep, vibes, hingga menu ditawarkan? Berikut IDN Times akan memberikan ulasan lengkapnya seputar Warkop 50.

1. Konsep sederhana dari kontainer, tapi vibesnya kalcer banget

Warkop 50 Way Hui Lampung Selatan
Warkop 50 Way Hui Lampung Selatan (Instagram/warka5.0)

Warkop 50 hadir sebagai warung kopi simple, sederhana, tapi justru di situlah letak daya tariknya. Bangunan utamanya hanya berupa satu kontainer bekas yang sudah disulap menjadi area utama operasional.

Mulai dari pemesanan, pembayaran, sampai proses meracik kopi semuanya dilakukan di dalam kontainer ini, menciptakan kesan unik sekaligus efisien. Dari sini, pengalaman nongkrong kemudian “dialihkan” ke area duduk yang justru jadi highlight utama.

Warkop 50 menyediakan area outdoor dan semi-outdoor dengan konsep industrial dan vintage kuat. Area outdoor nya terasa hidup dengan susunan kursi kayu dan besi sengaja dibuat sedikit acak, menciptakan kesan santai khas tongkrongan anak muda.

Ditambah lagi dengan berbagai poster, stiker, hingga mural di sudut-sudutnya, suasana kalcer terasa makin kental. Menariknya, suasana rindang dari pepohonan di area ini juga jadi nilai plus.

Bahkan saat siang hari sekalipun, tempat ini tetap terasa adem dan nyaman. Sementara itu, di area semi-outdoor, konsep diusung masih sejalan dengan perpaduan material kayu dan besi dengan sentuhan industrial.

Atap asbes bening digunakan membuat cahaya alami masuk dengan sempurna, menambah kesan hangat dan estetik. Gak cuma itu, kamu juga bisa naik ke bagian atas kontainer yang difungsikan sebagai area rooftop sederhana.

Di sini sudah tersedia meja dan kursi panjang cocok buat kamu jika sedang ingin menikmati suasana dari sudut pandang berbeda. Viewnya pun cukup menarik dan pastinya Instagramable.

2. Menu lengkap, dari kopi sampai makanan berat semua ada

Warkop 50 Way Hui Lampung Selatan
Warkop 50 Way Hui Lampung Selatan (Instagram/warka5.0)

Warkop 50 juga menawarkan pilihan menu cukup lengkap dan variatif. Buat pecinta kopi, kamu bisa menemukan berbagai pilihan mulai dari klasik hingga kekinian.

Ada kopi tubruk, espresso, cappuccino, hingga americano cocok untuk kamu jika suka cita rasa strong. Kalau mau yang lebih ringan dan modern, tersedia juga menu seperti kopi susu warkop, kopi susu gula aren, hingga varian unik seperti kopi susu coconut dan coffee beer lemonade cukup mencuri perhatian.

Pilihan iced latte juga jadi favorit banyak pengunjung untuk menemani waktu santai. Bukan hanya kopi, menu non-kopi di sini juga gak kalah beragam.

Mulai dari milk tea, fresh milk, matcha, red velvet, cokelat, hingga minuman sederhana seperti jeruk dan lemon tea juga tersedia. Bahkan ada menu unik khas warkop seperti extrajoss susu, kukubima susu, sampai sprite susu dan fanta susu memberikan sensasi nostalgia tersendiri.

Urusan makanan, Warkop 50 juga gak main-main. Kamu bisa memesan menu berat seperti nasi goreng, nasi telur, ayam bakar, ayam goreng, hingga ayam geprek cocok untuk mengisi perut.

Selain itu, ada juga pilihan mie seperti mie tek-tek, Indomie, hingga pop mie selalu jadi comfort food saat nongkrong. Sebagai pelengkap, tersedia juga berbagai camilan seperti pisang crispy, kentang goreng, pempek, hingga mix platter cocok dinikmati bareng teman.

Dengan pilihan menu selengkap ini, Warkop 50 bukan cuma tempat ngopi, tapi juga bisa jadi tempat makan sekaligus nongkrong santai.

3. Lokasi dan jam operasional

Warkop 50 Way Hui Lampung Selatan
Warkop 50 Way Hui Lampung Selatan (Instagram/warka5.0)

Setelah melihat konsep dan menu ditawarkan, gak heran kalau Warkop 50 mulai jadi salah satu spot nongkrong favorit di kawasan Jati Agung dan sekitarnya. Lokasinya berada di Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, masih cukup strategis karena berada di perbatasan dengan Bandar Lampung.

Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 00.00 WIB, jadi kamu punya banyak waktu untuk datang, baik siang hari untuk santai menikmati suasana rindang, maupun malam hari untuk nongkrong bareng teman.

Konsep sederhana tapi punya karakter kuat, pilihan menu lengkap, serta suasana yang nyaman, Warkop 50 membuktikan kalau tempat nongkrong gak harus selalu mewah. Kadang, justru dari hal-hal sederhana seperti kontainer bekas dan halaman rindang, tercipta pengalaman ngopi lebih berkesan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest Food Lampung

See More