Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Namuin Cafe, Tempat Nongkrong Vintage Favorit di Pesawaran
Namuin Cafe Pesawaran (Instagram/namuin_)
  • Namuin Cafe di Gedong Tataan, Pesawaran hadir dengan konsep rumah klasik bergaya vintage yang dipenuhi dekorasi barang antik, menciptakan suasana hangat dan estetik untuk pengunjung.
  • Cafe ini menawarkan menu beragam mulai dari makanan berat seperti nasi katsu sambal matah hingga minuman kekinian seperti affogato dan matcha, cocok menemani waktu santai.
  • Berlokasi di Jalan Ganjaran No.2, Namuin Cafe buka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB, menjadi spot nongkrong favorit bagi pencinta suasana jadul dan foto Instagramable.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pesawaran, IDN Times - Tren cafe dengan nuansa vintage memang sedang digandrungi banyak orang. Desain bergaya rumah jadul dengan sentuhan klasik dan dekorasi barang antik menghadirkan suasana hangat sekaligus estetik bikin betah berlama-lama.

Tak hanya di kota besar, konsep ini juga mulai menjamur di daerah, termasuk di Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Di kawasan ini, ada satu tempat nongkrong mencuri perhatian dengan konsep serupa, yaitu Namuin Cafe.

Cafe ini menawarkan pengalaman bersantai dengan suasana rumah klasik dipadukan dengan gaya kekinian, sehingga cocok jadi spot hangout sekaligus berburu foto estetik.

Penasaran seperti apa konsep dan vibes dihadirkan? Berikut ini IDN Times akan memberikan ulasan lengkapnya seputar Namuin Cafe.

1. Nuansa rumah klasik kental dengan sentuhan vintage

Namuin Cafe Pesawaran (Instagram/namuin_)

Sejak pertama kali datang, kamu langsung disambut dengan bangunan bergaya rumah tempo dulu yang masih dipertahankan keasliannya, baik dari bagian luar maupun dalam. Hal ini membuat suasana nostalgia terasa begitu kuat, seolah kembali ke masa lampau.

Bagian dalam cafe didesain menyerupai rumah pada umumnya, lengkap dengan ruang tamu hingga ruang tengah sudah disulap menjadi area nongkrong nyaman dan estetik. Di ruang tamu, tersedia sofa klasik bikin suasana makin hangat, serasa kumpul santai di rumah sendiri.

Menariknya lagi, setiap sudut cafe dipenuhi pajangan barang-barang antik ditata secara artsy. Mulai dari TV lawas, radio jadul, pemutar piringan hitam, hingga poster dan lukisan bernuansa vintage, semuanya menyatu menciptakan visual unik Instagramable.

Tak hanya indoor, area belakangnya juga tak kalah menarik. Terdapat area semi outdoor dengan lantai batu kerikil dan tanaman hijau menyegarkan mata.

Ditambah lagi adanya photobooth bisa kamu manfaatkan untuk mengabadikan momen seru bersama teman.

2. Pilihan menu beragam, dari makanan berat hingga minuman kekinian

Namuin Cafe Pesawaran (Instagram/namuin_)

Selain menawarkan suasana estetik, Namuin Cafe juga menghadirkan beragam pilihan menu bisa kamu coba. Untuk makanan, tersedia berbagai menu seperti korea rice bowl, blacky rice bowl, nasi goreng spesial, nasi katsu sambal matah, hingga nasi ayam cabe ijo cocok untuk mengisi perut saat nongkrong.

Sementara untuk minuman, pilihannya juga tak kalah menarik. Mulai dari affogato, kades, starla, triple peach, chorla, hingga matcha siap menemani waktu santaimu. Kombinasi menu klasik dan kekinian ini jadi pelengkap pengalaman nongkrong menyenangkan.

3. Lokasi dan jam operasional Namuin

Namuin Cafe Pesawaran (Instagram/namuin_)

Jika tertarik berkunjung, Namuin Cafe berlokasi di Jalan Ganjaran Nomor 2, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Cafe ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB, sehingga cocok untuk jadi tempat nongkrong santai di siang hari maupun kumpul seru di malam hari.

Dengan konsep rumah jadul estetik, dekorasi penuh karakter, serta pilihan menu beragam, Namuin Cafe bisa jadi salah satu destinasi nongkrong unik dan wajib kamu coba saat berada di Pesawaran.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team