Comscore Tracker

Arinal Ancam Tutup Perusahaan Beli Ubi Kayu di Bawah Harga Pasar

Kaji Menaikkan harga ubi kayu untuk kesejahteraan petani

Bandar Lampung, IDN Times - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengumpulkan para pengusaha pabrik tapioka. Tujuannya, mengevaluasi kesepakatan harga singkong petani.

Arinal meminta kemungkinan menaikkan lagi harga ubi kayu bisa lebih dari yang telah disepakati sebelumnya. Dari Rp900 per kilogram (kg) jadi Rp1000/kg dan seharga Rp1.100-1.200/kg.

"Apabila ada perusahan yang masih membeli hasil produksi petani di bawah 900 per kilogram  saya akan evaluasi dan pertanyakan alasannya. Apabila tidak jelas, saya tutup perusahaannya," tegas gubernur, Rabu (13/10/2021).

1. Ada pengepul beli harga singkong di bawah kesepakatan

Arinal Ancam Tutup Perusahaan Beli Ubi Kayu di Bawah Harga Pasarhalodoc.com

Pada pertemuan tersebut, terungkap, masih ada pengempul atau lapak yang membeli harga singkong di bawah kesepakatan.

Selain itu, para pengusaha berharap dinas pertanian memberikan penyuluhan agar para petani memanen singkongnya sesuai usia panen. Mereka juga minta koreksi data produksi singkong yang naik karena faktanya terjadi penurunan.

Baca Juga: Muktamar NU ke-34 di Lampung, Gubernur Arinal Instruksikan Hal Ini 

2. Gubernur minta pabrik singkong jangan hanya berada di satu wilayah

Arinal Ancam Tutup Perusahaan Beli Ubi Kayu di Bawah Harga PasarGubernur Lampung Arinal Djunaidi. (IDN Times/Istimewa).

Pada pertemuan monitoring dan evaluasi tersebut, Arinal meminta para pengusaha jangan nakal, jangan kaya uang saja, tapi juga kaya hati agar petani singkong bisa ikut menikmati keuntungan pula.

Dia juga berharap pabrik singkong hendaknya jangan hanya berada pada satu wilayah saja. Tujuannya, untuk memperpendek jarak, mengurangi ongkos angkut, dan meminimalisasi kerusakan jalan.

"Pabrik singkong jangan hanya kumpul di satu wilayah saja, jangan ribet kumpul di Kabupaten Lampung Tengah saja, tapi juga tersebar di Kabupaten Mesuji, Way Kanan, dan lainnya," katanya.

Untuk itu, Pemprov Lampung imbuh Arinal, akan terus memperbaiki infrastruktur jalan provinsi agar tidak ada yang rusak demi peningkatan ekonomi suatu wilayah.

3. Bisa jadi penghasil ubi kayu utama di dunia

Arinal Ancam Tutup Perusahaan Beli Ubi Kayu di Bawah Harga PasarPedagang ubi manis di iyashi No Sato Nenba. 7 Desember 2019 (IDN Times/Febriyanti Revitasari)

Gubernur Arinal yakin, Lampung bisa menjadi penghasil ubi kayu utama di dunia. Dengan bibit berkualitas, hasil produksi meningkat, harga bagus, kesejahteraan petani bisa ikut terdongkrak.

Untuk peningkatan produktivitas, bila perlu menurutnya ada zona. "Lampung Tani Berjaya" akan berusaha menjamin para petani tak mengalami kesulitan dalam usaha taninya. Jajaran dinas pertanian agar terus menerus melakukan penyuluhan kepada petani bagaimana cara merawat tanah dan memupuk tanaman.

Semua sektor terkait hendaknya selalu berusaha mencarikan solusi apapun kesusahakan atau kendala para petani, seperti ketersediaan pupuk. "Jika ada kendala itu, kita tambah lagi pasokan pupuknya," katanya.

4. Sektor pertanian Lampung ditarget lebih maju tahun depan

Arinal Ancam Tutup Perusahaan Beli Ubi Kayu di Bawah Harga PasarPanen padi kelompok tani mitra binaan PTPN VII digelar di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (18/5/2021). (IDN Times/Martin L Tobing).

Arinal menargetkan sektor pertanian harus lebih maju tahun depan. Tak hanya ubi kayu tapi tanaman pertanian lainnya seperti jagung dan padi.

Di akhir pertemuan, gubernur menerima secara simbolis dari para pengusaha berupa alat pertanian guna membantu peningkatkan produksi singkong.

Baca Juga: Pemprov Lampung Beri Perhatian Khusus Kisruh Internal PT SSR

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya