Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rekomendasi Promo Wisata Desa Bakti melalui Aplikasi myBCA

Bandar Lampung
2 min read
Rekomendasi Promo Wisata Desa Bakti melalui Aplikasi myBCA
Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur (IDN Times/Dina Fadillah Salma)
  • BCA menawarkan diskon 20% untuk paket wisata Desa Bakti melalui menu MKP Tiket Wisata di fitur Lifestyle myBCA, dengan minimum transaksi Rp50.000 dan kuota harian terbatas.
  • Promo berlangsung dari akhir Juli hingga 30 November 2026, mencakup enam destinasi Desa Bakti BCA di Yogyakarta, Jakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
  • Program memperluas akses pasar desa wisata, menyasar wisatawan umum serta sekolah untuk wisata edukasi, guna mendorong minat kunjungan dan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fitur Lifestyle di aplikasi myBCA menyediakan pembelian paket wisata. Tujuannya, masyarakat dapat lebih mudah menemukan dan memesan berbagai pengalaman wisata berbasis komunitas.

Untuk mendorong minat dan peningkatan kunjungan ke desa wisata, BCA turut menghadirkan promo khusus. Berbeda dengan promosi sebelumnya yang hadir pada momen tertentu, seperti libur Lebaran, libur sekolah, maupun Natal dan Tahun Baru, kali ini BCA menghadirkan promo dalam periode lebih panjang, yaitu mulai dari akhir Juli 2026 hingga 30 November 2026.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga visibilitas destinasi sekaligus mendorong kunjungan wisata secara lebih berkelanjutan sepanjang tahun.

  1. 1. Ada promo potongan harga

    Promo wisata MyBCA. (Dok. BCA).
    Promo wisata MyBCA. (Dok. BCA).

    EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan, melalui menu ‘MKP Tiket Wisata’ pada fitur Lifestyle di aplikasi myBCA, nasabah dapat memperoleh potongan harga 20 persen, minimum transaksi Rp50.000, dengan kuota harian terbatas.

    Program ini melibatkan sejumlah Desa Bakti BCA yang memiliki potensi wisata unggulan, antara lain adalah Wisata Wayang Dusun Pucung Wukirsari (Yogyakarta), Kampung Wisata Pecinan Glodok (Jakarta), Desa Wisata Pentingsari (Yogyakarta), Wirawisata Goa Pindul (Yogyakarta), Desa Wisata Taro (Bali), serta Desa Wisata Bilebante (Nusa Tenggara Barat).

  2. 2. Perkenalkan desa wisata

    Desa Wisata Penglipuran, Bali
    Desa Wisata Penglipuran, Bali (pexels.com/Luke Robin Way)

    Program perluasan akses pasar ini merupakan bagian dari strategi pengembangan Desa Bakti BCA untuk memperkenalkan desa wisata dan mendukung misi penjualan (sales mission) bagi desa-desa binaan. Wujudnya dilakukan dengan menghadirkan berbagai program promosi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah.

    Menurut Hera, BCA meyakini pemberdayaan desa wisata tidak hanya membutuhkan peningkatan kapasitas masyarakat. Tetapi juga perlu didukung dengan perluasan akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

    "Melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA, kami berharap dapat meningkatkan minat nasabah untuk paket wisata edukasi maupun rekreasi di Desa Bakti BCA, sehingga mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat," kata Hera dalam keterangan resmi, Jumat (18/9/2026).

  3. 3. Jaring segmen wisata edukasi

    IMG_20260626_082010.jpg
    Salah satu rumah tradisional masyarakat suku Osing yang ada di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi (26/6/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

    Selain menyasar wisatawan umum, program ini juga dirancang untuk menjaring segmen wisata edukasi, khususnya sekolah yang memiliki program school trip atau pengalaman belajar berbasis perjalanan. Perluasan akses pasar melalui BCA Lifestyle diharapkan dapat membuka peluang bagi desa-desa binaan untuk menjangkau segmen wisatawan yang lebih luas dan beragam.

    "BCA percaya bahwa pariwisata berbasis komunitas memiliki peran penting dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui berbagai inisiatif, BCA akan terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat daya saing desa wisata, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang bermakna bagi pengunjung,” kata Hera.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More