Berbagai Poin, Pelatih Nilai Bhayangkara FC Lebih Baik dari Persebaya

- Pelatih Oscar Bruzon menilai Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil lebih baik dan atraktif, terutama 20–25 menit awal, tetapi laga perdana Super League melawan Persebaya berakhir 1-1.
- Oscar belum puas dengan hasil imbang karena kedua tim memiliki peluang tambahan. Ia menjadikan laga ini bahan evaluasi, sembari menekankan kebutuhan adaptasi dan progres bertahap di kompetisi Indonesia.
- Strategi banyak umpan silang menjadi bagian rencana Bhayangkara dan menghasilkan gol Alano. Muhammad Ferarri tetap mensyukuri satu poin di kandang sebagai bekal menghadapi Dewa United.
Bandar Lampung, IDN Times - Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon menilai anak asuhnya tampil lebih baik saat menjamu Persebaya Surabaya dalam laga perdana kompetisi Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Oscar mengatakan, Bhayangkara tampil sangat baik terutama pada 20 hingga 25 menit pertama pertandingan. Tuan rumah dinilai mampu memainkan sepak bola atraktif dan menciptakan sejumlah peluang.
"Kami berhasil memainkan sepak bola yang sangat indah. Ada beberapa peluang, namun sayangnya kami tidak mampu mencetak gol," ujarnya dalam konferensi pers seusai pertandingan.
1. Oscar akui belum puas dengan hasil pertandingan

Konferensi pers post match Bhayangkara FC udai main imbang 1-1 lawan Persebaya Surabaya. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Oscar mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil yang diraih Bhayangkara. Menurutnya, pertandingan berjalan cukup terbuka setelah memasuki babak kedua.
Kedua tim disebut sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol tambahan. Namun, hingga pertandingan berakhir tim berjuluk The Guardians of Saburai dan Bajul Ijo harus puas dengan hasil akhir skor 1-1.
"Saya pikir tim terbaik pada pertandingan hari ini adalah Bhayangkara. Meski harus diakui Persebaya banyak mendapatkan peluang tapi tak bisa memaksimalkannya," kata dia.
2. Bhayangkara masih butuh adaptasi

Pertandingan Persebaya Surabaya usai main imbang 1-1 lawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Merujuk hasil imbang tersebut, Oscar melanjutkan, pertandingan kontra Persebaya ini bakal menjadi bahan evaluasi. Ia menegaskan, Bhayangkara harus mampu memperbaiki cara menghadapi berbagai situasi yang muncul selama pertandingan.
Selain itu, Oscar juga menyadari anak asuhannya masih membutuhkan proses adaptasi. Sebab, bermain di kompetisi Indonesia disebut membutuhkan penyesuaian sekaligus progres secara bertahap.
"Kami harus membenahi hal-hal yang terjadi pada laga hari ini. Adaptasi dan progres yang baik kedepannya akan membuat hasil yang baik di liga ini," ucapnya.
3. Crossing jadi bagian rencana permainan

Konferensi pers post match Bhayangkara FC udai main imbang 1-1 lawan Persebaya Surabaya. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara juga terlihat banyak memanfaatkan umpan silang. Oscar menyebut hal tersebut memang sudah menjadi bagian dari strategi tim. Bahkan, gol penyama kedudukan Bhayangkara dicetak Alano tercipta melalui skema crossing.
"Kami melakukan banyak crossing karena kami memaksimalkan pemain-pemain kami dengan kaki alami mereka, dengan kaki terkuat mereka," kata Oscar.
Meski begitu, ia menyebut Ocampo dan Moussa Sidibé sebagai pemain dapat dimaksimalkan melalui skema tersebut. Sementara Alano dinilai mampu menjalankan perannya sebagai penyerang tengah dengan baik.
"Sebetulnya tentang crossing bukan masalah yang terlalu berarti. Yang penting kami memainkan sepak bola yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh tim," lanjut dia.
4. Ferarri tetap syukuri hasil imbang

Konferensi pers post match Bhayangkara FC udai main imbang 1-1 lawan Persebaya Surabaya. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Bek sayap Bhayangkara Presisi Lampung FC, Muhammad Ferarri, turut menyampaikan rasa syukurnya setelah laga berakhir imbang. Ia mengakui hasil tersebut belum ideal karena Bhayangkara bermain di kandang sendiri.
Namun, ia menilai satu poin tersebut tetap menjadi bekal untuk mentap pertandingan berikutnya menghadapi Dewa United.
"Alhamdulillah, walaupun hasilnya seri dan kami bermain home, saya tetap bersyukur. Saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih yang setelah tahun ini saya dua kali cedera lutut masih percaya kepada saya," imbuh punggawa Timnas Indonesia tersebut.

















