Lampung Timur, IDN Times - Keamanan masyarakat dan kelestarian satwa kunci di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menjadi prioritas utama melalui pembangunan sistem mitigasi yang modern. Untuk itu, Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK membangun pembatas sepanjang 138 kilometer dengan berbagai metode konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi tanah di lapangan.
Contohnya, penggunaan teknologi seperti pagar listrik dan matras beton menjadi bagian dari strategi perlindungan dari konflik satwa dan manusia. Hal tersebut disampaikan Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto
Sriyanto menjelaskan, kehadiran manusia di garis batas tetap menjadi elemen vital selain pembangunan fisik. "Gajah itu hewan yang sangat cerdas. "Selain pembatas fisik, kami menerapkan beberapa bentuk pengamanan lain yang kami sebut multi-layer defense," jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/7/2026).
