Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral Warga Kecewa Jokowi Batal Datang, Sembako dan ID Panitia Dibuang
Potret warga hadiri lokasi Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa).
  • Video viral menunjukkan warga Lampung Timur kecewa karena Jokowi batal hadir di Festival Budaya, hingga menolak sembako dan melempar kartu panitia sebagai bentuk protes.
  • Ketua panitia menjelaskan pembatalan kunjungan dilakukan sepihak tanpa penjelasan jelas, membuat warga merasa dibohongi setelah sebulan mempersiapkan acara penyambutan.
  • Ketua Umum Bela Budaya Nusantara meminta maaf atas insiden tersebut dan menegaskan festival ini murni pelestarian budaya, sambil berharap Jokowi bisa berkunjung di lain waktu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times - Rekaman video sejumlah warga meluapkan kekecewaan lantaran Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo batal menghadiri Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur viral di media sosial (Medsos), Minggu (28/6/2026).

Berdasarkan video diterima IDN Times, terlihat beberapa orang menolak tas bingkisan diduga berisi sembako berwarna hijau-kuning. Terdengar suara seorang wanita yang berteriak dengan lantang, "Kami nggak butuh ini! Kami butuh Jokowi!".

Luapan emosi tersebut disampaikan sebagai bentuk protes warga di lokasi, lantaran mereka urung bertemu langsung dengan Jokowi, atau sekadar menerima bingkisan.

1. Warga mengaku sudah lelah tapi urung bertemu Jokowi

Potret warga hadiri lokasi Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa).

Dalam momen berikutnya, warga turut melakukan aksi pelepasan tanda pengenal atau id card. Mereka menanggalkan kartu tanda pengenal kepanitiaan betulis "PANITIA BELA BUDAYA NUSANTARA, DALAM RANGKA PENYAMBUTAN BAPAK JOKO WIDODO", sekaligus melemparkannya ke atas anak tangga semen.

Terdengar suara pria di latar belakang video meluapkan kekesalannya. "Buat apa jadi panitia, cuma capek-capek akekesalannya," Di akhir video, terekam seseorang menendang tumpukan kartu panitia tersebut.

2. Ketua panitia minta maaf

Potret warga hadiri lokasi Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa).

Terkait insiden tersebut, Ketua panitia pelaksana, Kausar mengatakan, kekecewaan warga dipicu pembatalan kunjungan dinilai dilakukan secara sepihak tanpa penjelasan memadai. Menurutnya, panitia dan masyarakat telah melakukan berbagai persiapan selama hampir satu bulan, guna mengikuti petunjuk teknis dari tim Jokowi.

"Ya, jadi masyarakat ini merasa dibohongi karena pembatalan ini seperti dilakukan sepihak dan tidak ada kejelasan," katanya.

Ia menambahkan, penolakan terhadap bingkisan sembako bukan karena warga tidak menghargai bantuan tersebut, melainkan karena masyarakat sejak awal hanya berharap dapat bertemu langsung dengan Jokowi. "Warga sangat menyayangi beliau, jadi bukan paket sembako yang diinginkan," lanjut dia.

3. Sebut antusiasme warga sangat besar

Potret warga hadiri lokasi Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. (IDN Times/Istimewa).

Ketua Umum Bela Budaya Nusantara, Mulyono turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas batalnya kunjungan tersebut. Meski mengaku kecewa, ia mengimbau seluruh tokoh adat, panitia, dan warga tetap bersabar serta tidak terpancing emosi.

Selain itu, ia menegaskan Festival Budaya digelar di Pugung Raharjo merupakan kegiatan murni pelestarian budaya tanpa kepentingan lain. Ia mengaku sempat meminta Heru, perwakilan dari pihak Jokowi asal Solo untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait batalnya kunjungan tersebut.

"Kami mohon maaf dan kami memahami rasa kecewa ini, karena antusiasme masyarakat masih sangat besar. Mudah-mudahan pada kesempatan mendatang, pak Jokowi bisa berkunjung ke Pugung Raharjo dan bertemu langsung dengan masyarakat," imbuh Mulyono.

Editorial Team

Related Article