Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral Sopir Truk Lampung Dipalak Preman OKI Sumsel, Ditodong Pisau!
Tangkap layar sopir mengaku telah menjadi korban pemalakan. (TikTok/@ekonyarafifdriver).
  • Sopir truk viral di TikTok karena menjadi korban pemalakan
  • Peristiwa terjadi di daerah Pematang, Mesuji, dengan pelaku merampas uang jalan dan uang bekal pribadi
  • Kabid Humas Polda Lampung telah mengidentifikasi korban dan menindaklanjuti peristiwa pemalakan tersebut
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mesuji, IDN Times - Unggahan konten seorang sopir truk berkeluh kesah mengaku telah menjadi korban aksi pemalakan ramai alias viral di akun medsos TikTok. Pria tersebut juga mengungkapkan sempat ditodong senjata tajam (Sajam) pisau.

Dalam unggahan akun TikTok @ekonyarafifdriver, video memperlihatkan seorang pria mengenakan jaket merah berdiri di samping truk kuning merekam diri seraya membagikan kisahnya menjadi korban pemalakan.

Konten hingga artikel ini terbit, telah mendapatkan 1,6 juta viewers tersebut. Tampak dalam video sopir itu nampak sesekali mengusap air mata.

"yallah kenapa ada manusia di dunia ini yang sekjam itu ya habis semua uwang aku di rampas tinggl sisa nyawa aja yang gx di ambil," tulis pada latar unggahan video.

1. Ngaku diberhentikan sejumlah preman dan ditodong pisau

ilustrasi pisau (pexels.com/Lum3n)

Masih dalam konten viral tersebut, pria ini menyebutkan peristiwa pemalakan telah dialaminya terjadi di daerah Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatra Selatan. Saat peristiwa terjadi, dirinya mengaku dihampiri sejumlah preman yang memintai uang sambil menodongkan pisau.

"Buat preman yang malak di Pematang, semoga berkah lah duit itu ya. Mikir kamu itu, jangan beraninya kamurang keroyokan, aku ini sendiri iya. Kamu mau bunuh aku nodong pakai pisau, kalau kamu mau duit kerja. Jangan nodongin sopir abis duit aku dirampas kamu semua," ucapnya mengawali video.

Dikatakannya, para pelaku telah merampas paksa uang jalan angkutan hingga uang bekal pribadinya sengaja dikumpulkan untuk melangsungkan pernikahan.

"Jangan kamu itu keroyokan, jangan beraninya di kandang, coba kamu hidup jadi sopir bagaimana rasanya, kalau kamu pengen tahu susah jadi sopir ini kalau kamu pengen tahu. Jangan kami seenaknya," sambung dia.

2. Minta polisi segera mengatasi aksi pemalakan

Tangkap layar sopir mengaku telah menjadi korban pemalakan. (TikTok/@ekonyarafifdriver).

Di momen selanjutnya, korban juga sempat berpikir enggan menghentikan laju kendaraan tatkala para pelaku berupaya menghentikan truk tersebut. Namun ia sadar, upaya itu dapat mencelakakan para pelaku bahkan bisa berujung bui.

Oleh karenanya, ia berharap kepada pihak kepolisian bisa segera menindaklanjuti dan menyelesaikan aksi pemalakan serupa, dikarenakan amat meresahkan para pekerja sopir.

"Pak polisi kenapa serba salah pak sopir ini, mau ditumbur nanti dia mati kita yang dipenjara, gak ditumbur nyawa kita pak yang melayang, pisau udah ditodong pak hampir mati pak duit habis dirampas semua sama dia. Gak ada sisa duit uang jalan, duit pribadi habis semua," pungkasnya.

Lebih lanjut ia pun mengimbau agar masyarakat, khususnya para sopir dapat berhati-hati tatkala melintas di daerah Pematang, Mesuji. "Tolong lah buat saudara-saudaraku hati-hati di Pematang itu," tambahnya.

3. Polisi telah olah TKP dan koordinasi dengan kepolisian Sumatra Selatan

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik. (IDN Times/Tama Yudha Wigunaa).

Menanggapi konten viral tersebut, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik mengatakan, pihaknya melalui Polres Mesuji telah mengidentifikasi korban bernama Panut Sang Sangko alias Eko warga Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

Hasil wawancara petugas dengan korban, didapati pengakuan bahwa peristiwa dalam konten itu terjadi saat melintas di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupagen OKI, Sumsel, Minggu (28/4/2024) sekitar pukul 04.00 WIB.

"Tim Gabungan telah membawa korban menuju ke lokasi kejadian pemalakan, sesampainya di lokasi sudah dilakukan pengecekan dan olah TKP. Saat ini, Polres Mesuji-Polda Lampung telah berkoordinasi dengan Polsek Mesuji-Polres OKI Polda Sumsel untuk menindaklanjuti peristiwa dugaan pemalakan tersebut," tandasnya.

Editorial Team

Related Article