Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral Jalan Rusak Lampung Disorot Netizen, BMBK Akhirnya Blak-blakan
Penampakan jalan rusak dan pekerjaan perbaikan jalan di Provinsi Lampung. (Dok. BMBK Lampung).

Bandar Lampung, IDN Times - Permasalahan infrastruktur terutama kondisi jalan di Provinsi Lampung sedang menuai sorotan publik. Puncaknya saat konten kritik akun TikTok Awbimax Reborn viral.

Alhasil, netizen berlomba-lomba mengunggah penampakan sejumlah titik jalan rusak di Lampung melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Apalagi, warganet dalam unggahan di media sosial menyatakan, kondisi jalan rusak sudah lama terjadi tapi tak kunjung diperbaiki.

Kondisi jalan rusak di Lampung viral di media sosial contohnya di Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah, Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat; dan Jalan Lintas Rawajitu Kabupaten Tulang Bawang.

1. Dinas BMBK bilang ini

Kondisi kubangan jalan di Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. (Instagram.com/infoselampung).

Terkait kondisi jalan rusak di Lampung lambat diperbaiki Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung membeberkan permasalahan. Dinas ini mengklaim, keterkendalaan pemenuhan infrastruktur jalan dipicu keterbatasan anggaran.

Apalagi, sejak 2020 - 2021 pemerintah harus dihadapkan permasalahan penanganan pandemik COVID-19. "Jangan lupa, kemarin kita dihadapkan situasi COVID-19," ujar Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana, Selasa (18/4/2023).

"Anggaran diperlukan untuk mengelola dan memilihara 1.700 KM jalan tanpa meningkatkan jalan butuh sekitar 400 miliar per tahun. Sedangkan untuk meningkatkan 1 persen butuh biaya 450 miliar. Jadi kemarin kita mau tidak mau harus efisien anggaran," imbuhnya. 

2. Kebutuhan anggaran pemeliharaan dan perbaikan jalan di Lampung capai Rp800 miliar/tahun

Penampakan jalan rusak dan pekerjaan perbaikan jalan di Provinsi Lampung. (Dok. BMBK Lampung).

Levi menjelaskan, guna mempertahankan kondisi dan kemantapan jalan di Provinsi Lampung setiap tahunnya paling sedikit membutuhkan dana sekitar Rp800 miliar. Namun diakui, ketersediaan anggaran itu terkendala selama COVID-19.

"Tetapi dengan nilai anggaran minim, kita terus melakukan efisiensi kerja dengan melakukan pemilihan rute-rute tertentu," terangnya.

Ia mengklaim, saat keterkendalaan tersebut pemerintah daerah terus melaksanakan pekerjaan bersifat fungsional dan tetap memberikan layanan Unit Reaksi Cepat (URC). "Jadi kemarin penting bisa dilewati dulu, makanya kami juga selalu standby di URC dan di jalan dalam 2 tahun kebelakang," sambung Levi.

3. Kesiapan sambut pemudik, kondisi jalan tol 92 persen dan jalan provinsi 76,85 persen

Penampakan jalan rusak dan pekerjaan perbaikan jalan di Provinsi Lampung. (Dok. BMBK Lampung).

Meski diakui memiliki sederet kendala perbaikan hingga pemeliharaan jalan tersebut, Levi menuturkan, pihaknya tetap memastikan kesiapan jalan di Provinsi Lampung menyambut momen arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Ia pun meyakini, kesiapan jalan tol di Provinsi Lampung telah mencapai angka 92 persen. Sedangkan jalan provinsi diperkirakan menjadi jalur alternatif pemudik menyentuh angka 76,85 persen.

"Kami juga sudah memperbaiki terutama jalan provinsi berada di 4 Exit Tol, Kota Baru, Gunung Batin, Penumangan, Lambu Kibang. Kemudian jalur alternatif di 7 ruas seperti Gayam Ketapang, Simpang Korpri, Kibang Metro, hingga jalur Lempasing," bebernya.

4. Geber pekerjaan perbaikan jalan pasca Lebaran

Penampakan jalan rusak dan pekerjaan perbaikan jalan di Provinsi Lampung. (Dok. BMBK Lampung).

Terlepas dari polemik kondisi infrastruktur jalan di provinsi setempat, Levi menyebutkan, sederet rencana perbaikan dan pemeliharaan jalan itu bukan baru digagas atau dilaksanakan pascaperistiwa viralnya konten kritik TikTok Awbimax Reborn.

"2023 ini seluruh paket fisik jalan sudah ditenderkan ada yang kerja ada yang kontrak. Habis lebaran kita percepat pekerjaan, tahun ini alhamdulillah anggaran kita cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya," tandas dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article