Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Update Arus Balik Lebaran, 448.514 Pemudik Belum Kembali ke Jawa

Update Arus Balik Lebaran, 448.514 Pemudik Belum Kembali ke Jawa
Suasana H+3 arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (14/4/2024). (IDN Times/ Martin L Tobing).
Share Article

Lampung Selatan, IDN Times - Merujuk data rekapitulasi Angkutan Lebaran 2024 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, penumpang dan kendaraan arus balik  hingga H+3 Idul Fitri (14 April 2024) hingga pukul 20.00 WIB jumlahnya 387.204.

Jumlah penumpang itu mencakup Pelabuhan Panjang Bandar Lampung dan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Dari total tersebut rinciannya, 35.238 penumpang pejalan kaki dan 351.996 penumpang dalam kendaraan.

1. Jumlah kendaraan menyeberang ke Jawa 51.764 unit

Suasana arus balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (13/4/2024) sore. (IDN Times/Martin L Tobing).
Suasana arus balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (13/4/2024) sore. (IDN Times/Martin L Tobing).

Bagaimana dengan jumlah kendaraan? ASDP mencatat, jumlah kendaraan mencapai 93.025 unit. Itu terdiri 24.021 kendaraan roda dua dan 27.743 kendaraan mobil (roda empat, bus, truk dan sebagainya). Sedangkan trip kapal beroperasi hingga H+3 arus balik, 474 trip. 

Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Syaiful Harahap mengatakan, tingginya jumlah penumpang dan kendaraan hingga H+4 arus balik karena faktor pemudik sudah mulai kembali ke Pulau Jawa. Bahkan, 14 April 2024 lalu menjadi puncak arus balik di Pelabuhan Bakauheni.

"Pergerakan pemudik berangsur-angsur terus mengalir hingga prediksi puncak (arus balik) pada hari Sabtu dan Minggu (13 dan 14 April 2024)," jelasnya saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (15/4/2024).

2. Masih ada 54 persen penumpang belum kembali

Suasana arus balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (13/4/2024) sore. (IDN Times/Martin L Tobing).
Suasana arus balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (13/4/2024) sore. (IDN Times/Martin L Tobing).

Merujuk data ASDP, 448.514 atau 54 persen penumpang belum kembali melakukan kegiatan arus balik ke tempat domisili dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa hingga H+3 arus balik. Rinciannya, 29.125 penumpang pejalan kaki dan 419.389 penumpang dalam kendaraan

Data itu berasal dari jumlah penumpang diangkut dari Pelabuhan Merak H-7 sampai hari H pertama Idul Fitri totalnya mencapai 835.718 orang dikurangi jumlah penumpang yang diangkat dari Pelabuhan Bakauheni hingga H+3 arus balik sebesar 387.204.

Sedangkan jumlah kendaraan belum kembali menyeberang ke Pulau Jawa 103.262 unit (53 persen). Rinciannya, 35.610 kendaraan roda dua dan 67.652 kendaraan roda empat atau lebih (mobil pribadi, bus, dan truk).

Data itu berasal dari jumlah kendaraan diangkut dari Pelabuhan Merak H-7 sampai hari H pertama Idul Fitri totalnya mencapai 196.287 orang dikurangi jumlah kendaraan yang diangkat dari Pelabuhan Bakauheni hingga H+3 arus balik sebesar 93.025 unit.

3. Hapus pemberlakuan tiket kedaluwarsa

Arus balik pemudik sepeda motor terpantau sedang antre untuk masuk ke Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (13/4/2024) sore. (IDN Times/Martin L Tobing)
Arus balik pemudik sepeda motor terpantau sedang antre untuk masuk ke Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (13/4/2024) sore. (IDN Times/Martin L Tobing)

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jasa untuk mempersiapkan perjalanan arus balik. Sebagai antisipasi ketidaknyamanan pemudik seperti saat arus mudik kemarin, ASDP telah menyiapkan langkah mitigasi, yakni menghapus pemberlakuan tiket kedaluwarsa bagi kendaraan penumpang golongan II dan IVA sampai dengan 24 jam sejak waktu masuk pelabuhan yang berlaku khusus saat periode arus balik Lebaran pada 11-21 April 2024.

"Sudah tidak ada lagi tiket hangus selama momen arus balik selama pengguna jasa tiba di pelabuhan dalam 24 jam dari waktu check in yang tertera di tiket. Karena itu, kami minta agar masyarakan yang akan melakukan perjalanan kembali, pastikan sudah memiliki tiket maksimal H-1 sebelum keberangkatan," katanya.

Ira juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk melakukan pembelian tiket online secara mandiri dengan pengisian data manifest secara lengkap dan tepat agar tercipta keamanan, kenyamanan, dan keselamatan dalam perjalanan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More

Cara Tingkatkan 5G dan AI di Indonesia ala Nokia, Indosat dan NVIDIA

11 Jun 2026, 06:01 WIBNews