Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Unila Komitmen Jamin Akses Pendidikan Mudah Bagi Disabilitas

Unila Komitmen Jamin Akses Pendidikan Mudah Bagi Disabilitas
Kegiatan sarasehan dan sosialisasi Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyundang Disabilitas di Sektor Pendidikan (unila.ac.id)
Intinya Sih
  • Universitas Lampung (Unila) komitmen untuk akses pendidikan bagi mahasiswa disabilitas dengan kebijakan khusus dan fasilitas aksesibilitas.
  • Rektor Unila menyatakan tantangan jumlah mahasiswa disabilitas menjadi motivasi untuk memperkuat sistem dukungan inklusif.
  • Komisi Nasional Disabilitas RI mengapresiasi kerja sama dengan Unila, Itera, dan UIN Raden Intan Lampung dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Universitas Lampung (Unila) berkomitmen untuk menjamin akses pendidikan bagi semua masyarakat, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas. Hal itu disampaikan Rektor Unila Prof Lusmeilia Afriani dalam kegiatan sarasehan dan sosialisasi Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyundang Disabilitas di Sektor Pendidikan.

“Kami di Unila berkomitmen untuk menjamin akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas. Kami telah menyusun kebijakan yang secara khusus memperhatikan kebutuhan para pelajar penyandang disabilitas,” kata rektor, Selasa (29/10/2024).

1. Fasilitas mendukung mobilitas disabilitas sudah tersedia

istock
istock

Lusmeilia menyampaikan, Unila telah menyediakan layanan pendampingan, alat bantu pembelajaran, dan fasilitas aksesibilitas, seperti jalur khusus, ram, dan lift memadai. Itu untuk mendukung mobilitas mahasiswa penyandang disabilitas di kampus.

Rektor juga menegaskan, tantangan jumlah mahasiswa penyandang disabilitas saat ini menjadi motivasi bagi pihak kampus untuk terus memperkuat sistem dukungan yang inklusif.

2. Semua orang bisa mendapat pendidikan sama

Ilustrasi disabilitas (pexels.com/MART PRODUCTION)
Ilustrasi disabilitas (pexels.com/MART PRODUCTION)

Rachmita Maun Harahap,  perwakilan Komisi Nasional Disabilitas RI, mengapresiasi kerja sama ini sebagai langkah positif mendukung hak pendidikan penyandang disabilitas.

“Kerja sama ini adalah komitmen kita semua, di mana semua orang termasuk disabilitas bisa mendapatkan pendidikan yang sama. Kami percaya pendidikan adalah kunci untuk menjadikan para kaum penyandang disabilitas lebih maju,” ujarnya.

3. Pentingnya pembentukan unit layanan disabilitas di kampus

Kegiatan sarasehan dan sosialisasi Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyundang Disabilitas di Sektor Pendidikan (unila.ac.id)
Kegiatan sarasehan dan sosialisasi Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyundang Disabilitas di Sektor Pendidikan (unila.ac.id)

Sarasehan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Komisi Nasional Disabilitas (KND) RI dan Unila, Institut Teknologi Sumatera (Itera), dan UIN Raden Intan Lampung. Itu sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif.

Pada acara tersebut, Rachmita Maun Harahap, juga turut menyampaikan pentingnya peran Unit Layanan Disabilitas (ULD) sebagai unit yang membantu meringankan kendala yang dihadapi mahasiswa disabilitas.

Pembentukan ULD ini diharapkan dapat menjadi garda terdepan memberikan layanan khusus bagi mahasiswa penyandang disabilitas. "Unit ini akan berperan dalam menyediakan layanan pendampingan, bimbingan akademik khusus, serta aksesibilitas fisik di lingkungan kampus," terangnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Silviana
Martin Tobing
Silviana
EditorSilviana

Latest News Lampung

See More