Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KKI 2026: 15 UMKM Lampung Bukukan Penjualan Miliaran Rupiah

Bandar Lampung
KKI 2026: 15 UMKM Lampung Bukukan Penjualan Miliaran Rupiah
15 UMKM Binaan/Mitra Lampung berpartisipasi ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) di JICC Jakarta. (Dok. BI Lampung).
  • Lima belas UMKM binaan dan mitra BI Lampung mencatat penjualan Rp2,42 miliar secara luring dan Rp2,23 miliar daring di KKI 2026.
  • Tujuh UMKM Lampung menghimpun Letter of Intent ekspor senilai Rp1,94 miliar dari pembeli Tiongkok, Taiwan, dan Amerika Serikat melalui business matching.
  • Secara nasional, KKI 2026 melibatkan lebih dari 1.860 UMKM, mencatat penjualan sementara Rp144,2 miliar, serta business matching ekspor Rp169,9 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung mengapresiasi partisipasi 15 UMKM Binaan/Mitra ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) di Jakarta International Convention Center (JICC) Jakarta. Partisipasi UMKM Lampung itu dari sektor wastra, ready-to-wear, kopi, teh, serta makanan dan minuman olahan.

Para UMKM BInaan dan Mitra BI Lampung itu berpartisipasi ajang KKI melalui tiga rangkaian kegiatan utama, yaitu pameran luring (offline) di JICC Jakarta, pameran daring (online) melalui website resmi KKI, serta kegiatan business matching ekspor.

  1. 1. Pencapaian transaksi perwakilan Lampung

    15 UMKM Binaan/Mitra Lampung berpartisipasi ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) di JICC Jakarta. (Dok. BI Lampung).
    15 UMKM Binaan/Mitra Lampung berpartisipasi ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) di JICC Jakarta. (Dok. BI Lampung).

    Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto menjelaskan, selama empat hari pelaksanaan pameran luring yang diikuti oleh enam UMKM sektor wastra dan ready to wear, realisasi penjualan berhasil mencapai Rp2,42 miliar, meningkat 41 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

    Sementara itu, pameran online yang diikuti seluruh 15 UMKM Binaan/Mitra berhasil membukukan penjualan sebesar Rp2,23 miliar. 15 UMKM Binaan/Mitra KPwBI Provinsi Lampung yang turut berpartisipasi yaitu Soleha Tapis Collection, Exclusive Tapis Ruwa Jurai, Nabila, House Tapis Citra, Sekura Art, Jan Ayu, Dr. Koffie Jaya Raya, Mr. Zian Coffee, Ghalkoff, Si Bintang Buah, Banabee, PT Oleh Shinta Lampung, Ternatea, PT Aneka Coklat Kakao (Krakakoa), dan Rafins Snack.

    Di sisi business matching ekspor, sebanyak 7 UMKM Binaan/Mitra yang diundang berhasil mengumpulkan Letter of Intent (LoI) dengan total nilai Rp1,94 miliar dari pembeli yang berasal dari Tiongkok, Taiwan, dan Amerika Serikat.

    Menurut Bimo, capaian itu mencerminkan potensi dan daya saing UMKM Lampung di pasar internasional. Sekaligus menjadi bukti nyata hasil pendampingan KPwBI Provinsi Lampung dalam mendorong UMKM yang berorientasi ekspor dan berdaya saing global.

  2. 2. Penguatan talenta dan potensi daerah

    Karya Kreatif Indonesia (KKI) digelar di JICC Jakarta. (Dok. BI).
    Karya Kreatif Indonesia (KKI) digelar di JICC Jakarta. (Dok. BI).

    Bimo mengatakan, penguatan talenta dan potensi daerah turut diwujudkan melalui penyelenggaraan Cangkir Barista dan Citra Nusa. Cangkir Barista merupakan program pengembangan wirausaha kopi melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi nasional, dan pendampingan usaha bagi barista.

    Sementara itu, Citra Nusa merupakan program penguatan daya saing UMKM wastra melalui peningkatan kapasitas, inovasi desain, dan pengembangan produk berorientasi ekspor. Tahun ini, Cangkir Barista menghasilkan 6 juara terbaik dan 4 juara terfavorit, sementara Citra Nusa menghasilkan 5 juara terbaik dan 3 juara terfavorit.

    Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta menciptakan lapangan kerja. Bank Indonesia akan terus mendorong UMKM agar tumbuh, tangguh, dan berdaya saing melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, inovasi, digitalisasi, serta pengembangan ekosistem yang berkelanjutan.

    "Sinergi UMKM, masyarakat, Pemerintah, industri, lembaga keuangan, pembeli global, dan mitra strategis akan terus diperkuat untuk membawa UMKM Indonesia semakin maju," ujar Bimo.

  3. 3. Segini keseluruhan transaksi dibukukan

    ilustrasi uang (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi uang (pexels.com/Pixabay)

    Diketahui secara keseluruhan, KKI kembali mencatatkan capaian gemilang. Gelaran sinergi memperkuat UMKM Indonesia ini mencatat penjualan sementara sebesar Rp144,2 miliar sampai dengan 22 Agustus 2026, atau meningkat 46 persen dibandingkan capaian 2025.

    Business matching (BM) ekspor mencapai Rp169,9 miliar, melibatkan 192 UMKM dan pembeli dari 16 negara. Sementara BM pembiayaan mencapai Rp285 miliar atau meningkat 30,3 persen dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir.

    "Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya akses UMKM terhadap pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis di dalam maupun luar negeri," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, dalam Seremoni Penutupan KKI 2026 di JICC Jakarta (23/8/2026).

  4. 4. KKI 2026 libatkan lebih dari 1.860 UMKM seluruh Indonesia

    Karya Kreatif Indonesia (KKI) digelar di JICC Jakarta. (Dok. BI).
    Karya Kreatif Indonesia (KKI) digelar di JICC Jakarta. (Dok. BI).

    Aida menjelaskan, KKI 2026 memperkuat pengembangan UMKM yang berorientasi pada dampak. Penguatan dilakukan melalui kolaborasi, penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir, inovasi merek lokal oleh generasi muda, serta penerapan prinsip keberlanjutan.

    Menurutnya, KKI tidak hanya menjadi ruang promosi dan transaksi, tetapi juga bagian dari ekosistem pengembangan UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan inovasi, memperluas akses pasar dan pembiayaan, serta mendorong UMKM naik kelas.

    Aida menambahkan, kekuatan KKI juga tercermin dari luasnya kolaborasi yang terbangun. KKI 2026 melibatkan lebih dari 1.860 UMKM dari seluruh Indonesia, dengan hampir 560 UMKM berpartisipasi secara luring menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari wastra, ready to wear, makanan dan minuman, home decor, hingga karya kreatif generasi muda.

    KKI 2026 juga didukung 27 kementerian/lembaga serta 34 asosiasi, mitra, industri, perbankan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Pengembangan, kurasi, dan perluasan akses pasar UMKM didukung jaringan 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri dan 5 Kantor Perwakilan Luar Negeri Bank Indonesia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More