Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ternyata Ini Penyebab Harga Telur dan Bawang Bandar Lampung Meroket!
Ilustrasi telur ayam (pexels.com/Pixabay)

Bandar Lampung, IDN Times - Kenaikan harga bawang dan telur ayam ras menjadi pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tingkat Nasional. Di Pasar tradisional Bandar Lampung, harga telur merangkak naik mencapai Rp32 ribu per kg dari harga normal Rp25 ribu per kg.

Sementara harga bawang merah mencapai Rp40 ribu per kg dari harga normal Rp25 ribu dan harga bawang putih Rp25 ribu per kg dari harga normal Rp20 ribu. Kemudian harga daging ayam per kg mencapai Rp40 sampai 45 ribu dadi harga normal Rp37 ribu. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, menyatakan indeks perkembangan harga Minggu ke 4 pada Mei 2023, terjadi tren kenaikan dan penurunan harga pada beberapa komuditas.

Menurutnya itu sesuai dengan data di peroleh dari data SP2K Kementerian Perdagangan bahwa komuditas bahan pokok mengalami kenaikan harga di beberapa kabupaten di antaranya bawang merah, bawang putih, daging ayam dan telur ayam ras.

1. Penyebab harga telur dan daging ayam naik

Ilustrasi pasar tradisional (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Dalam rakor tersebut, Pudji Ismartini menjelaskan, faktor mendorong kenaikan harga telur dan daging ayam ras disebabkan naiknya permintaan karena makin normalnya aktivitas sosial dan banyaknya masyarakat  memggelar hajatan atau pesta.

Selain itu, menurutnya kenaikan harga juga disebabkan oleh naiknya harga pakan ayam petelur dan ayam pedaging serta belum pulihnya populasi ayam petelur.

2. Langkah harus diambil pemerintah

Ilustrasi Harga Naik (IDN Times/Arief Rahmat)

Guna mengantisipasi kenaikan harga beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, jagung, garam konsumsi, telur dan daging ayam ras, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta daerah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.

Di antaranya, melakukan kerjasama antar kepala daerah dengan melakukan mobilisasi komoditas dari daerah yang mengalami surplus ke daerah yang mengalami defisit.

"Bila perlu, cadangan pangan pemerintah dikeluarkan," kata Mendagri.

Mendagri juga menyatakan akan segera menggelar rapat dengan Presiden dan stakeholder terkait guna mencari solusi untuk mengendalikan salah satu kelompok yang memiliki andil tertinggi dalam menyumbang inflasi yaitu transportasi udara.

3. Progres penyaluran cadangan pangan

Ilustrasi pemberian bantuan (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Deputi bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto dalam kesempatannya menyampaikan progres penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan beras. Sampai 26 Mei 2023 telah disalurkan sebanyak 365.113 ton bantuan beras atau 57 persen untuk 21.353.000 KPM (alokasi Maret, April, Mei).

Pihaknya menyebut progres penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan daging ayam dan telur ayam ras sampai dengan 27 Mei 2023 telah disalurkan sebanyak 1.209.674 paket atau 83,7 persen untuk 1.446.089 Keluarga Risiko Stunting (alokasi bulan April).

4. Mensinergikan program bantuan pangan daging ayam dan telur ayam ras

Telur ayam yang dijual di pasar tradisional. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Andriko mengatakan, Badan Pangan Nasional telah bekerjasama dengan TP PKK untuk pengentasan masalah stunting melalui MoU ditandatangani 17 Mei 2023 di Medan dan disaksikan Ibu Iriana Joko Widodo.

Dalam MoU tersebut terdapat 5 lingkup kerjasama, salah satunya terkait pengembangan Rumah Pangan B2SA di seluruh Indonesia. Itu guna mendukung penanganan stunting dengan pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia melalui edukasi, sosialisasi dan kampanye pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman.

Menurutnya, Bapanas bersama TP PKK telah melaksanakan kegiatan Dapur Bersama yang memenuhi kaidah-kaidah konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman di Binjai dan akan direplikasi di 70 titik di seluruh Indonesia.

"Mohon dukungan dari kepala daerah agar secara masif direplikasi dengan menggunakan anggaran daerah sekaligus mensinergikan program bantuan pangan daging ayam dan telur ayam ras. Untuk sama-sama kita koordinasi di lapangan untuk dimasak bersama dan dikonsumsi oleh masyarakat berisiko stunting," kata Deputi bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article