Comscore Tracker

116.899 Lansia 60 Tahun ke Atas Bandar Lampung Bisa Vaksinasi COVID-19

Lansia rentan terkena penyakit

Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah pusat mulai melaksanakan vaksinasi COVID-19 kepada kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) per Senin (8/2/2021).

Langkah tersebut sudah mendapat izin penggunaan darutat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Bagaimana dengan Bandar Lampung terkait jumlah lansia akan divaksin?  Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Bandar Lampung, Ahmad Zainuddin, mengatakan, pihaknya sebatas memberikan data seputar jumlah lansia masuk kategori untuk divaksin

1. Data jumlah lansia di Bandar Lampung

116.899 Lansia 60 Tahun ke Atas Bandar Lampung Bisa Vaksinasi COVID-19klikdokter.com

Berdasarkan data Disdukcapil Kota Bandar Lampung pada, warga berusia 60 tahun ke atas berjumlah 116.899 jiwa. Rinciannya, usia 60-64 tahun 43.795 orang; usia 65-70 tahun 28.279 orang; usia 70-74 tahun berjumlah 17.710, dan berusia 75 tahun ke atas 115 orang.

Terkait profesi, Zainudin menerangkan, lansia usia 60 tahun ke atas berbagai latar belakang. "Penduduk Bandar Lampung yang berusia 60 tahun ke atas ini terdiri dari beragam profesi," ujarnya.

Baca Juga: Disuntik Vaksin COVID-19 Kedua di Lengan Kiri, Jokowi: Rasanya Sama

2. Usia 59 tahun ke atas dianggap rentan penyakit

116.899 Lansia 60 Tahun ke Atas Bandar Lampung Bisa Vaksinasi COVID-19ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Sebelumnya vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat dibatasi hanya usia 18-59 tahun sebagaimana disebutkan dalam petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi. Begitu juga vaksinasi untuk usia 60 tahun ke atas perlu kajian ilmiah mendalam. Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandar Lampung, dr Aditya M Biomed.

Kajian menurutnya, usia di atas 59 tahun dianggap vulnerable alias rentan terhadap penyakit. Implementasi dan sosialisasi kepada golongan usia tersebut harus intens dilakukan sebelum vaksinasi digelar. 

"Jika merujuk persetujuan BPOM, lansia sudah bisa (vaksinasi) dan kami (IDI) mendukung. Teknis di lapangan ini yang perlu dipertegas agar dapat berjalan lancar. 

3. Dokter usia 60 tahun ke atas di Bandar Lampung nihil

116.899 Lansia 60 Tahun ke Atas Bandar Lampung Bisa Vaksinasi COVID-19Vaksinasi bagi Nakes yang berumur di atas 60 tahun atau Lansia (Dok. Kemenkes)

Dr Aditya menambahkan, IDI Bandar Lampung tidak memiliki jumlah tenaga kesehatan berusia 60 tahun ke atas yang menjadi sasaran penerima vaksinasi.

Sedangkan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bandar Lampung, Elya Eva, mengatakan ada lebih 60 orang bidan berusia lansia 60 tahun ke atas.

"Kalau bidan yang sudah 60 tahun ke atas sampai hari ini belum ada yang divaksinasi. Karena usia yang memang tidak prioritas," kata Eva dalam pesan singkatnya, Senin (7/2/2021).

4. Vaksin lansia diadakan tahap ke dua

116.899 Lansia 60 Tahun ke Atas Bandar Lampung Bisa Vaksinasi COVID-19Simulasi tersebut dilaksanakan agar petugas kesehatan mengetahui proses penyuntikan vaksinasi COVID-19 yang direncanakan pada Maret 2021. ANTARA FOTO/Jojon

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli mengatakan vaksinasi COVID-19 bagi lansia 60 tahun ke atas dilakukan pada tahap kedua setelah vaksinasi tenaga kesehatan selesai.

Diketahui program vaksinasi dilakukan empat tahapan. Tahap I dijadwalkan berlangsung Januari-April 2021 dengan sasaran vaksinasi COVID-19 antara lain tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).

Tahap II Januari-April 2021 sasaran vaksinasi Covid-19 yaitu, petugas pelayanan publik yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya yang meliputi petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal. Selain itu, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum, serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kemudian kelompok usia lanjut lebih dari 60 tahun, tahap III April 2021-Maret 2022 menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi. Kemudian Tahap IV April 2021-Maret 2022 sasarannya adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Baca Juga: Ini Efek Samping Mungkin Muncul dari Vaksin COVID-19

Topic:

  • Silviana
  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya