Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Senyum Bahagia Nenek Garmini, Jemaah Haji Tertua 94 Tahun Asal Lampung
Nenek Garmini, saat tiba di Asrama Haji Lampung, Sabtu (18/5/2024). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Nenek Garmini (94) jemaah haji tertua Lampung tiba di Asrama Haji Lampung, siap terbang ke Tanah Suci.
  • Didampingi anaknya, Isnadi Sutowo (65), keduanya masuk kloter JKG 018 dan akan melaksanakan ibadah haji.
  • Nenek Garmini masih cakap dan sehat meski terbatas berkomunikasi, telah melakukan aktivitas pribadi seperti makan dan mandi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Garmini Karyo Dimedjo (94), jemaah haji tertua asal Provinsi Lampung tiba di Asrama Haji Lampung, Sabtu (18/5/2024). Ia bakal terbang ke Tanah Suci tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) JKG 018.

Nenek Garmini terlihat sehat meski saat tiba menggunakan kursi roda. Wanita kelahiran 8 Mei 1930 asal Kabupaten Lampung Selatan ini nampak burgar dan siap berangkat melaksanakan ibadah haji di tahun ini.

Di balik kacamatanya, nampak jelas wajah sang nenek terlihat semringah. Meski sedikit terbatas komunikasi, Garmini mengaku bahagia bakal segera bertolak ke Tanah Suci

"Alhamdulillah sehat, berangkat sama anak," ujarnya saat dimintai keterangan, Sabtu (18/5/2024).

1. Bakal dampingi sang ibu tuntaskan rangkaian ibadah haji

Nenek Garmini, saat tiba di Asrama Haji Lampung, Sabtu (18/5/2024). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Nenek Garmini bakal melangsungkan beribadah haji didampingi oleh sang anak Isnadi Sutowo (65). Keduanya masuk kloter JKG 018 dan akan terbang menuju Tanah Suci melalui embarkasi antara Lampung.

Meski telah sama-sama memasuki usia lanjut, Isnadi mengaku tetap bahagia dapat melihat hingga mendampingi sang ibu bertolak ke Baitullah. Ia pun siap menemani ibunda menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

"Semoga kita dapat menunaikan rangkaian ibadah haji keseluruhan. InsyaAllah, semoga diberikan kekuatan sampai akhir proses ibadah dan menjadi haji mabrur," ucapnya saat dimintai keterangan, Sabtu (18/5/2024).

2. Kondisi kesehatan nenek Garmini masih cakap

Isnadi Sutowo, anak nenek Garmini jemaah haji tertua asal Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Walaupun sudah terbatas berkomunikasi dan beraktivitas, Isnadi menyebut, nenek Garmini selama ini masih cakap dan sehat untuk melakukan sejumlah aktivitas pribadinya seperti makan hingga mandi.

Sebelum bersimpuh di atas kursi roda sejak beberapa tahun terakhir, nenek Garmini bahkan sesekali menyibukkan diri dengan melakukan aktivitas pekerjaan rumah semisal menyapu dan mencuci piring.

"Beliau sampai sekarang tidak pernah tinggal melakukan ibadah salat, senang rasanya akhirnya niatnya bisa berangkat haji tercapai. Kami daftar kuota lansia, jadi tidak lama masa tunggunya hanya 5 tahun," jelas dia.

3. Hampir 2 ribu jemaah haji Lampung sudah tiba di Tanah Suci

Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo menyalami nenek Garmini. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo mengatakan, sebanyak 6 kloter berjumlah 1.958 orang terdiri asal Bandar Lampung, Lampung Tengah, Timur, Utara, dan Pringsewu sudah tiba di Tanah Suci.

Selain itu, pihaknya juga hingga kini belum menerima laporan kendala-kendala keberangkatan jemaah asal Lampung.

"Alhamdulillah sampai hari ini, semua dalam kondisi baik-baik saja dan semua jemaah sudah langsung ke Madinah," tandasnya.

Editorial Team

Related Article