Bandar Lampung IDN Times – Praktik politik uang dinilai sudah kurang efektif untuk digunakan kepada para pemilih yang ada di Lampung untuk meraup suara.
Hal tersebut disampaikan Senior Peneliti Indikator Politik Indonesia, Agus Trihartono. Ia menyebut, politik uang di provinsi ini memiliki efektifitas yang rendah.
"Dari empat amplop yang diberikan kepada pemilih, hanya satu yang efektif memengaruhi pilihan. Artinya, untuk mendapatkan satu suara, kandidat harus mengeluarkan empat amplop," katanya.
