Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PGN Perkuat Strategi Komersial Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi. (Dok. PGN).
  • PGN memperkuat strategi komersial dengan infrastruktur, konektivitas pasokan, dan solusi energi adaptif; langkah ini mengantarkan Direktur Komersial Aldiansyah Idham meraih Best CMO Award 2026 kategori Oil and Gas.
  • PGN mengembangkan layanan beyond pipeline melalui CNG dan LNG, termasuk CNG Clustering di Sleman untuk sekitar 4.500 rumah tangga, UMKM, serta pelanggan komersial di wilayah tanpa pipa utama.
  • Untuk menopang ekspansi, PGN menambah alokasi gas Tungkal dan menjajaki CBM, biomethane, serta SNG, sambil mengintegrasikan pasokan, infrastruktur, dan pengembangan pelanggan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi. Caranya, melalui pengembangan infrastruktur, konektivitas pasokan, serta solusi energi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah.

Strategi tersebut mengantarkan Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham meraih penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 kategori Oil and Gas dalam ajang Best CMO Award 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.

“Strategi komersial PGN tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penyaluran dan pendapatan, tetapi juga bagaimana menciptakan demand gas bumi yang berkelanjutan. Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan energi yang berbeda, sehingga pendekatan komersial harus semakin adaptif,” ujar Aldiansyah dalam keterangan resmi, Senin (14/9/2026).

1. Kembangkan solusi beyond pipeline melalui CNG

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi. (Dok. PGN).

Menurut Aldiansyah, pendekatan tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan infrastruktur gas bumi yang telah tersedia sekaligus mengembangkan konektivitas baru. Selain jaringan pipa, PGN mengembangkan solusi beyond pipeline melalui Compressed Natural Gas (CNG) serta memanfaatkan Liquefied Natural Gas (LNG) sebagai bagian dari fleksibilitas dan keandalan pasokan.

Ekosistem infrastruktur gas bumi PGN yang mencakup jaringan pipa lebih dari 33.000 km serta fasilitas pendukung CNG dan LNG menopang layanan kepada 822.561 rumah tangga, 2.842 pelanggan kecil, serta 3.310 pelanggan industri dan komersial.

Layanan gas bumi PGN saat ini telah menjangkau 78 kabupaten/kota. Dalam memperluas pasar di berbagai daerah, PGN mengoptimalkan infrastruktur eksisting sekaligus mengembangkan skema layanan baru untuk menjangkau wilayah yang belum terkoneksi langsung dengan jaringan pipa utama.

Salah satunya melalui skema CNG Clustering di Sleman, Yogyakarta, yang dikembangkan untuk melayani sekitar 4.500 pelanggan rumah tangga, serta pelanggan UMKM dan komersial. Skema ini menjadi salah satu alternatif pengembangan pasar gas bumi di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa transmisi utama.

“Dengan solusi beyond pipeline, pengembangan pasar tidak harus selalu menunggu tersedianya jaringan pipa utama. Kami berupaya menghadirkan solusi yang paling sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan pelanggan sehingga manfaat gas bumi dapat dirasakan semakin luas,” lanjut Aldiansyah.

2. Pemanfaatan CNG juga didorong sektor usaha kecil dan komersial

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi. (Dok. PGN).

Pemanfaatan CNG juga terus didorong untuk sektor usaha kecil dan komersial yang belum terjangkau jaringan pipa. Penggunaan gas bumi, baik melalui jaringan pipa maupun CNG, dapat memberikan efisiensi biaya energi sekitar 30–40 persen per bulan bagi sejumlah segmen pelanggan, sekaligus menawarkan kemudahan penggunaan dan manfaat lingkungan dibandingkan sejumlah bahan bakar alternatif.

Dari sisi pasokan, PGN terus memperkuat portofolio untuk mendukung ekspansi pasar. Salah satunya melalui tambahan alokasi gas dari Wilayah Kerja Tungkal di Sumatera yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting PGN.

Melihat peluang energi masa depan, PGN juga aktif menjajaki sumber-sumber pasokan baru, termasuk potensi pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) atau gas metana batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Penyaluran CBM diproyeksikan dapat tumbuh secara bertahap mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD.

3. Optimalkan ekosistem gas bumi terintegrasi

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi. (Dok. PGN).

Selain CBM, PGN juga menjajaki potensi pengembangan biomethane yang bersumber dari limbah kelapa sawit serta Synthetic Natural Gas (SNG). Diversifikasi sumber pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya PGN memperkuat keberlanjutan pasokan sekaligus menangkap peluang pengembangan energi dan pasar gas bumi ke depan.

Menurut Aldiansyah, perluasan pasar dan penguatan pasokan harus berjalan beriringan agar pertumbuhan demand tetap didukung oleh keandalan layanan. Ke depan, PGN akan terus mengoptimalkan ekosistem gas bumi secara terintegrasi, mulai dari penguatan sumber pasokan dan infrastruktur hingga pengembangan pelanggan.

"Dengan demikian, ekspansi pasar tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan industri di berbagai daerah,” kata Aldiansyah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article