Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pertanian kini melibatkan 80 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di 18 kecamatan. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah dan demplot untuk menanam berbagai komoditas pertanian, terutama sayuran.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati Fauzie, mengatakan hasil tanaman yang dikelola anggota KWT tidak seluruhnya harus dikonsumsi sendiri. Sebagian hasil panen dapat dipasarkan sehingga memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.
“Manfaat utamanya tentu untuk memenuhi kebutuhan pangan mandiri skala rumah tangga. Selain itu, komoditas sayuran yang ditanam di lahan terbatas juga dapat dijual sehingga memberi nilai tambah bagi penghasilan para anggota KWT,” katanya, Rabu (2/9/2026).
