Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Mesuji Ternyata Paman Korban, Ini Motifnya

- Pelaku pembunuhan siswi SMK di Mesuji adalah paman korban, ditangkap di Banyuasin, Sumatera Selatan.
- Polisi mendalami kasus dengan 40 saksi, temukan sperma pelaku pada korban, dan rekaman CCTV.
- Keterlibatan pelaku dikuatkan oleh hubungan keluarga, absennya pelaku saat pemakaman, dan motif ekonomi.
Bandar Lampung, IDN Times - Polisi mengungkap pelaku pembunuhan siswi SMK di Kabupaten Mesuji Anggi Lestari ternyata merupakan paman korban. Pelaku kini telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Mesuji.
Pelaku inisal H tersebut diketahui dibekuk personel gabungan ditempat persembunyiannya di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (1/7/2024).
"Iya, sejauh ini pelaku sendiri tunggal. Pelaku H adalah paman dari korban berhubungan langsung dari pihak ibu korban, yang tak lain istri pelaku merupakan adik ibu korban," ujar Dirreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, Selasa (2/7/2024).
1. Pembunuhan disertai pemerkosaan

Dalam pengungkapan perkara ini, Reynold menjelaskan, kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan dan oleh tempat kejadian perkara (TKP), hingga memeriksa dan mendalami keterangan saksi-saksi lingkungan dari keluarga sampai rekan korban sebanyak 40 saksi.
Selain itu, hasil olah TKP menunjukkan tindak pidana pembunuhan ini disertai pemerkosaan terhadap korban Anggi Lestari, seiring ditemukannya cairan sperma pada alat kelamin korban.
"Temuan sperma telah dilakukan uji laboratorium pemeriksaan DNA, hasilnya identik dengan pelaku H dan hasil penyisiran CCTV pelaku terekam sempat berboncengan dengan AL sebelum korban ditemukan oleh warga," ungkap Reynold.
2. Petunjuk-petunjuk keterlibatan pelaku

Lebih lanjut Reynold mengungkapkan, petunjuk mengarah keterlibatan pelaku H dalam tindak pidana ini juga dikuatkan hasil penelusuran dan pendalaman dilakukan kepolisian terhadap lingkungan keluarga korban.
"Dari keterangan keluarga, korban ini tidak akan mudah memberikan motornya kalau bukan kepada orang dekat atau sangat dekat dengan dia. Artinya, ada hubungan keluarga antara pelaku dengan korban," ucapnya.
Selain itu, pelaku H juga tidak hadir atau terlihat selama proses pemakaman korban Anggi Lestari. "Ini menjadi petunjuk kuat kita, sehingga penelusuran dilakukan kepada lingkaran keluarga, sampailah kita mendeteksi teridentifikasi pelaku adalah H," lanjutnya.
3. Motif awal pelaku menginginkan uang korban

Reynold menambahkan, hasil pemeriksaan terhadap pelaku H aksi keji kepada korban tersebut diakui lantaran dilatarbelakangi motif ekonomi.
"Untuk motif sementara masih ekonomi, karna pelaku pada dasarnya atau mulanya menginginkan uang korban," tandas eks Wadirreskrimum Polda Metro Jaya tersebut.



















