Pasutri Pemilik Toko di Sidomulyo Lamsel Dibacok Pria Bermasker

- Pelaku berpura-pura jadi pembeli, lalu membacok pasutri pemilik toko
- Korban dirawat di rumah sakit dengan luka serius, sedangkan pelaku melarikan diri
- Pelaku tinggalkan motor di bawah flyover dan masih dalam penelusuran oleh pihak kepolisian
Lampung Selatan, IDN Times – Warga Dusun Katibung 2, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, dibuat geger karena pasangan suami istri (pasutri) pemilik toko kelontong menjadi korban pembacokan, Rabu (11/2/2026) malam.
Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan mengatakan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 19.00–19.30 WIB di ruko milik korban. Korban diketahui bernama M Fajeri (64) dan istrinya Rohimah (49).
"Keduanya mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis golok," katanya, Kamis (12/2/2026).
1. Pelaku berpura-pura jadi pembeli

Peri menyampaikan, pelaku datang seorang diri mengenakan pakaian hitam dan penutup wajah. Ia masuk ke dalam toko dengan berpura-pura menanyakan harga golok.
"Pelaku sempat menanyakan harga golok kepada korban. Namun secara tiba-tiba pelaku langsung membacok korban M. Fajeri menggunakan golok tersebut pada bagian tangan kanan," ujarnya.
Melihat suaminya diserang, Rohimah berusaha memberikan pertolongan. Namun pelaku kembali mengayunkan golok ke arah korban.
"Ketika istri korban berusaha menolong, pelaku kembali melakukan pembacokan hingga korban mengalami luka serius," jelasnya.
Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah saksi datang memberikan pertolongan, sementara pelaku melarikan diri ke arah seberang jalan.
2. Korban dirawat di rumah sakit

Akibat kejadian itu, M Fajeri mengalami luka sabetan di tangan kanan hingga lengan atas dalam kondisi sadar. Sementara Rohimah mengalami luka sabetan di lengan kanan serta paha kaki kiri yang cukup parah.
Keduanya kini menjalani perawatan medis di RS Bob Bazar Kalianda. Peri menegaskan, tidak ada barang milik korban yang hilang di lokasi kejadian.
"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan untuk mengungkap pelaku," tegasnya.
3. Pelaku tinggalkan motor di bawah flyover

Di lokasi kejadian, warga juga menemukan satu unit sepeda motor di bawah jembatan flyover yang diduga milik pelaku dan ditinggalkan saat melarikan diri.
"Dugaan tersebut masih dalam penelusuran lebih lanjut oleh pihak kepolisian," ucap Peri.
Informasi yang beredar menyebutkan sepeda motor itu mirip milik seorang pria yang pernah bekerja di toko material tak jauh dari lokasi kejadian. Meski begitu, pihak toko material menyatakan pria tersebut sudah lama tidak bekerja karena diberhentikan.
Kepala Dusun Katibung 2, Asep (45), membenarkan peristiwa tersebut. "Ya, benar, kedua pasangan suami istri itu adalah warga kami," ujarnya.


















